Linux Mandriva adalah kelanjutan dari Mandrake Linux, di awali dengan Mandriva Linux LE 2005 sebagai kelanjutan dari Mandrake Linux 10.1 yaitu ketika Perusahaan Mandrake Soft membeli kepemilikan Distro Linux Connectiva. Atau Mandriva Linux LE 2005 adalah nama baru untuk Mandrake Linux 10.2. Dan pada bulan oktober 2007 kemarin Mandriva resmi merilis Mandriva Linux 2008. Cara atau pola instalasinya sama saja baik versi 2005, 2006,2007,2008, karena memang Mandrake atau Mandriva khususnya sejak Mandrake 8.0 memang sudah demikian mudahnya karena sebagian besar parameter-nya tinggal di klik OK atau Lanjutkan, Di samping itu, sebagian parameter dapat di set ulang setelah Linux Mandrake atau Mandriva terinstall menggunakan fasilitas Mandrake/Mandriva Control Center. karenanya kita tidak perlu takut akan mendapat kesulitan yang berarti untuk menginstalasi Linux ini.
Untuk kesempatan ini karena keterbatasan waktu dan cukup banyak fitur utk proses instalasi Mandriva ini jika mau di bahas secara detil, maka saya hanya akan membahas garis besar atau proses singkat dan mudahnya saja utk cara instalasi Mandriva ini . ada beberapa cara instalasi berdasarkan sumbernya spt dari Hardisk,CDROM, Server dalam jaringan(web) ,tapi untuk panduan ini yg saya bahas untuk instalasi dari CDROM :
1).Setelah BIOS di set boot dari CDROM masukan CD1
2).Setelah tampilan utama akan memasuki menu Modus Instalasi yaitu grafis dan Text ,pilih saja grafis utk pemula.
3).Masuk menu bahasa , bisa pilih Bahasa Indonesia jika ini mungkin memudahkan. ->lalu next atau lanjutkan.
4).License agreement, pilih Accept ->lalu next atau lanjutkan.
5).Konfigurasi Mouse, mouse anda usb atau ps/2 pilih,->lalu next atau lanjutkan
6).Upgrade atau install, utk pilih saja install ,kecuali di PC anda sudah ada versi linux sebelumnya silahkan pilih upgrade, bila anda pilih upgrade nanti akan tampil pilihan upgrade dari versi linux yg sudah ada di PC ->lalu next atau lanjutkan
7).Konfigurasi keyboard, gampangnya pilih US.English ->lalu next atau lanjutkan
8).security Level atau Keamanan , ada High, Higher, Paranoid, Standar, pilih saja Standar utk panduan ini sebagai pemula ->lalu next atau lanjutkan
9). Partisi Hardisk, untuk pemula dan supaya amannya aja pilih saja Erase entire disk artinya akan menggunakan seluruh ruang hardisk, dan data-data yg pernah ada akan hilang akan atau bisa juga pilih Use existing partitions. yaitu anda akan di minta menentukan mount point setiap partisi yg ada, pilihan ini tidak kan menghapus partisi lain yg mungkin sudah ada. ->lalu next atau lanjutkan
10).Mem-format Partisi, untuk panduan ini lakukan format saja ,kecuali anda sudah paham bisa juga tidak perlu di format bila sudah memiliki partisi Linux sebelumnya, ->lalu next atau lanjutkan
11).Memilih CD instalasi, beri centang saja semua CD yg anda punya CD1,CD2,CD3...dst
12).Menambah Source Program /driver, ada None, CDROM, Network http, ftp .anda bisa pilih None, karena nanti bisa di lengkapi juga setelahproses install ini selesai .
13).Memilih Paket Program , ada 3 paket :workstation - Server - Graphical Environmet , pada panduan ini beri centang saja semua pada bagian Workstation, kosongkan bagian Server, dan pada Graphical Environment beri centang saja pd KDE Workstation, masalah ini akan di bahas pada artikel yg lain.->lalu next atau lanjutkan
14).Proses Instalasi di mulai tunggu dan pada tahap ini anda akan di minta memasukan CD2,CD3...dst sesuai versi Mandriva yg anda Instal , Mandriva 2005 (3 CD) , Mandriva 2006 (4 CD)Mandriva 2007 (4 CD) ,Mandriva 2008 (3 CD) .
15). Setelah prose instalasi selesai anda akan memasuki menu Password , jika anda tidak mau memberi password anda bisa meng-klik tombol pilihan No password , tapi utk panduan ini sebaiknya isikan saja password anda karena nanti berhubungan dengan pengelolaan user yg akan saya sedikit jelaskan ->lalu next atau lanjutkan
16). Menambah user, tambahkan user minimal 1 org utk bisa meng-akses system anda , anda yg menentukan username,password ,icon utk user tsb. ->lalu next atau lanjutkan lalu ->lalu next atau lanjutkan lagi.
17). Install Boot Loader, pilih saja First sector of drive, ->lalu next atau lanjutkan
18). Lalu akan masuk ke konfigurasi system yg telah terinstall, dan pada tahap ini mungkin anda akan melihat konfigurasi yg belum terinstall dg benar, anda boleh menyesuaikan atau boleh langsung ->lalu next atau lanjutkan
19). Konfigurasi Jaringan, yaitu mengkonfigurasi system hardware utk jaringan dan internet, jika pada tahap ini anda sdh paham silahkan di konfigurasi, jika tidak bisa langsung saja sembarang , nanti kita konfigurasi setelah proses instalasi, karena spt saya katakan dari awal bahwa tujuan panduan instalasi ini adalah utk pemula supaya proses instalasi Linux berhasil dulu, masalah lain2 nya akan di bahas belakangan , ->lalu next atau lanjutkan
20). Atur Time Zone , pilih Zona waktu di mana anda tinggal ,misalnya saya pilih Jakarta.->lalu next atau lanjutkan.
21). Lalu Pilih saja ,automatic time synchronization .
22). Booting Service , bila anda melewati tahap ini anda bisa pilih Syslog ,->lalu next atau lanjutkan.
23). Internet update, boleh pilih Yes atau No, ->lalu next atau lanjutkan
24).Selesai...keluarkan CD dari CDROM lalu klik tombol Reboot, setelah Reboot Mandriva anda siap di gunakan .
NOTE :
Sebagai tambahan, Jika anda karena suatu alasan tidak mau meng-install Linux ke PC anda , maka ada solusi lain yaitu menggunakan "Live CD".
Live CD itu apa.. ?
Cari di distro linux yg anda tau tanyakan beli Live CD mandriva 2005, 2006,2007,2008.
Lalu booting komputer ,Set BIOS untuk boot dari CDROM, masukan Live CD tadi ke CDROM dan nikmati Linux instan anda tidak perlu menginstall di hardisk.
Yups Live CD adalah linux instan CD ,saya sendiri juga suka pakai ini untuk suatu keperluan dan keadaan.
Mungkin live CD ini juga cocok untuk pemula untuk di coba-coba dalam rangka pengenalan.
Kamis, 02 Juli 2009
Manual Instalasi Linux FEDORA 8
langkah-langkah Instalasi Linux FEDORA 8:
Install or upgrade an exiting system
Install or upgrade an exiting system (text mode)
Rescue installed system
Boot from local drive
Memory test
Muncul menu : “Disc Found” untuk mengetes media sebelum instalasi. Pilih tombol “OK”, bila ingin mengabaikan pilih tombol “Skip” (langsung ke point 7).
Muncul menu “Media Check”, pilih tombol “Test”. Tombol “Eject Disk” untuk mengeluarkan disk dari drive.
Muncul proses pengecekan “Media Check”, tunggu sampai 100%.
Muncul dialog “media Check Result”. Bila muncul pesan “It is OK to install from this media”, klik tombol “OK”.
Muncul menu “Media Check” pilih tombol “Continue”.
Muncul menu grafis fedora pilih tombol “Next”
Muncul pertanyaan “What language would you like to use during the installation prosess?” pilih “Indonesian (Indonesia)”,”klik tombol “Next”.
Muncul “Pilihan keyboard yang sesuai untuk sistem” pilih “U.S. Inggris”, klik tombol “Selanjutnya”
Muncul “Installation requires partitioning of your hard drive.mBy default, a partitioning layout is chosen which is reasonable for most user. You can either choose to use this or create you own”. Ada beberapa pilihan dalam list box pilih “Create custom layout” (agar dapat fleksibel membuat partisi), klik tombol “Selanjutnya”.
Bila punya beberapa harddisk/partisi pilih salah satu. Misalnya, Drive /dev/sdc (9782 MB) (Model : ATA QUANTUM FIREBALL) sehingga menjadi tersorot.
Catatan : Pastikan bahwa harddisk/partisi telah Anda buckupagar data yang tersimpan tidak hilang sia-sia.
Pilih tombol “Hapus” muncul kotak dialog “Konfirmasi Hapus”. Klik “Hapus”, maka tersedia ruang bebas.
Tetap di drive /dev/sdc (9782 MB) ... klik tombol “Baru”
Muncul kotak dialog “Tambah Partisi”. Isi field-field berikut :
Mount Point : /
Tipe Filesistem : ext3
Drive yang diperbolehkan : sdc 9782 MB ATA QUANTUM FIREBALL (check box)
Pilihan-pilihan ukuran tambahan, pilih “Isi sampai maksimal dari ukuran yang diperbolehkan “ klik “OK” sehingga akan muncul
/dev/sdc1 / ext3 v 9782 1 1247
Pilih /dev/sdc1 / ext v 97821 1 1247 sehingga menjadi tersorot, klik “Baru”
Muncul kotak dialog “Tambah Partisi”. Isi field-field berikut :
Tipe Filesistem : swap
Drive yang diperbolehkan : sdc 9782 MB ATA QUANTUM FIREBALL (check box)
Ukuran (MB) : 250
Pilihan-pilihan ukuran tambahan, pilih “Ukuran pasti” klik tombol “OK” sehingga akan muncul di /dev/sdc
/dev/sdc1 / ext3 v 9531 1 1215
/dev/sdc2 swap v 251 1216 1247
klik “Selanjutnya”
Pilih “Boot loader GRUB akan diinstal pada /dev/sda”, tandai check box :
Fedora /dev/sdc1
Pergunakan password boot loader, klik tombol “Mengubah”
Konfigurasi pilihan boot loader advance
Pilih “/dev/sda Master Boot Record (MBR)” klik tombol “Ubah (Change) Urutan Drive” muncul kotak dialog “Edit Urutan Drive” pilih “/dev/sdc 9782 MB ATA QUANTUM FIREBALL” sehingga tersorot gunakan tombol “^” agar “/dev/sdc Master Boot Record (MBR) ” menjadi urutan pertama, maka akan berubah menjadi “/dev/sdc Master Boot Record (MBR)“ klik tombol “Selanjutanya”.
Di Device Jaringan klik tombol “Selanjutnya”
“Please select the nearest city in you time zone:“, gunakan peta dan klik dimana Anda akan pilih kota sekarang, sehingga “Kota yang dipilih : Jakarta, Asia (Java & Sumatra), klik tombol “Selanjutnya”.
Account root dipergunakan untuk administrasi sistem. Masukkan untuk user root:
Password Root :
Konfirmasi :
klik tombol “Selanjutnya”.
Default instalasi fedora pilih :
Office and Productivity (gunakan check box)
Pengembang Perangkat Lunak (gunakan check box)
Server Web (gunakan check box)
Pilih “Kostumisasi sekarang”, klik “Selanjutnya”.
Terdapat beberapa piliha kostumisasi :
Lingkungan Desktop
Aplikasi
Pengembangan
Server
Sistem Dasar
Bahasa
Di sebelah kanan merupakan detil dari paket yang hendak di instal pilih paket yang Anda anggap penting dan klik “Selanjutnya”
Klik selanjutnya untuk memulai instalasi fedora. Log lengkap dari instalasi ini dapat ditemukan di berkas '/root/install.log/ sebelah boot ulang sistem. Berkas kickstart yang berisi pilihan instalasi juga bisa ditemukan di '/root/anaconda-ks.cfg' setelah boot ulang sistem. Klik “Selanjutnya”.
Tunggu beberapa saat sedang menjalakan proses instalasi. Setelah selesai... muncul pesan “Selamat, instalasi telah selesai”. Keluarkan DVD 1 dari drive (biar booting untuk masuk boot loader linux fedora), klik tombol “Boot Ulang”.
Boot dari harddisk
“Selamat Datang”, klik tombol “Maju”
“Informasi Lesensi”, klik tombol “Maju”
“Firewall”. Firewall : Aktifkan
Layanan yang dipercaya :
FTP (gunakan check box)
NFS4 (gunakan check box)
SSH (gunakan check box)
Samba (gunakan check box)
Telnet (gunakan check box)
WWW (HTTP) (gunakan check box)
WWW Terenkripsi (HTTPS) (gunakan check box)
Klik tombol “Maju”
SELinux. Seting SELinux : Melaksanakan, klik tombol “Maju”
Tanggal dan Waktu, klik tombol “Maju”
Hardware Profile, klik tombol “Maju”
Buat user, isi field-field berikut :
Namauser :
Nama Lengkap :
Password :
Konfirmasi Password :
Klik tombol “Selesai”.
Install or upgrade an exiting system
Install or upgrade an exiting system (text mode)
Rescue installed system
Boot from local drive
Memory test
Muncul menu : “Disc Found” untuk mengetes media sebelum instalasi. Pilih tombol “OK”, bila ingin mengabaikan pilih tombol “Skip” (langsung ke point 7).
Muncul menu “Media Check”, pilih tombol “Test”. Tombol “Eject Disk” untuk mengeluarkan disk dari drive.
Muncul proses pengecekan “Media Check”, tunggu sampai 100%.
Muncul dialog “media Check Result”. Bila muncul pesan “It is OK to install from this media”, klik tombol “OK”.
Muncul menu “Media Check” pilih tombol “Continue”.
Muncul menu grafis fedora pilih tombol “Next”
Muncul pertanyaan “What language would you like to use during the installation prosess?” pilih “Indonesian (Indonesia)”,”klik tombol “Next”.
Muncul “Pilihan keyboard yang sesuai untuk sistem” pilih “U.S. Inggris”, klik tombol “Selanjutnya”
Muncul “Installation requires partitioning of your hard drive.mBy default, a partitioning layout is chosen which is reasonable for most user. You can either choose to use this or create you own”. Ada beberapa pilihan dalam list box pilih “Create custom layout” (agar dapat fleksibel membuat partisi), klik tombol “Selanjutnya”.
Bila punya beberapa harddisk/partisi pilih salah satu. Misalnya, Drive /dev/sdc (9782 MB) (Model : ATA QUANTUM FIREBALL) sehingga menjadi tersorot.
Catatan : Pastikan bahwa harddisk/partisi telah Anda buckupagar data yang tersimpan tidak hilang sia-sia.
Pilih tombol “Hapus” muncul kotak dialog “Konfirmasi Hapus”. Klik “Hapus”, maka tersedia ruang bebas.
Tetap di drive /dev/sdc (9782 MB) ... klik tombol “Baru”
Muncul kotak dialog “Tambah Partisi”. Isi field-field berikut :
Mount Point : /
Tipe Filesistem : ext3
Drive yang diperbolehkan : sdc 9782 MB ATA QUANTUM FIREBALL (check box)
Pilihan-pilihan ukuran tambahan, pilih “Isi sampai maksimal dari ukuran yang diperbolehkan “ klik “OK” sehingga akan muncul
/dev/sdc1 / ext3 v 9782 1 1247
Pilih /dev/sdc1 / ext v 97821 1 1247 sehingga menjadi tersorot, klik “Baru”
Muncul kotak dialog “Tambah Partisi”. Isi field-field berikut :
Tipe Filesistem : swap
Drive yang diperbolehkan : sdc 9782 MB ATA QUANTUM FIREBALL (check box)
Ukuran (MB) : 250
Pilihan-pilihan ukuran tambahan, pilih “Ukuran pasti” klik tombol “OK” sehingga akan muncul di /dev/sdc
/dev/sdc1 / ext3 v 9531 1 1215
/dev/sdc2 swap v 251 1216 1247
klik “Selanjutnya”
Pilih “Boot loader GRUB akan diinstal pada /dev/sda”, tandai check box :
Fedora /dev/sdc1
Pergunakan password boot loader, klik tombol “Mengubah”
Konfigurasi pilihan boot loader advance
Pilih “/dev/sda Master Boot Record (MBR)” klik tombol “Ubah (Change) Urutan Drive” muncul kotak dialog “Edit Urutan Drive” pilih “/dev/sdc 9782 MB ATA QUANTUM FIREBALL” sehingga tersorot gunakan tombol “^” agar “/dev/sdc Master Boot Record (MBR) ” menjadi urutan pertama, maka akan berubah menjadi “/dev/sdc Master Boot Record (MBR)“ klik tombol “Selanjutanya”.
Di Device Jaringan klik tombol “Selanjutnya”
“Please select the nearest city in you time zone:“, gunakan peta dan klik dimana Anda akan pilih kota sekarang, sehingga “Kota yang dipilih : Jakarta, Asia (Java & Sumatra), klik tombol “Selanjutnya”.
Account root dipergunakan untuk administrasi sistem. Masukkan untuk user root:
Password Root :
Konfirmasi :
klik tombol “Selanjutnya”.
Default instalasi fedora pilih :
Office and Productivity (gunakan check box)
Pengembang Perangkat Lunak (gunakan check box)
Server Web (gunakan check box)
Pilih “Kostumisasi sekarang”, klik “Selanjutnya”.
Terdapat beberapa piliha kostumisasi :
Lingkungan Desktop
Aplikasi
Pengembangan
Server
Sistem Dasar
Bahasa
Di sebelah kanan merupakan detil dari paket yang hendak di instal pilih paket yang Anda anggap penting dan klik “Selanjutnya”
Klik selanjutnya untuk memulai instalasi fedora. Log lengkap dari instalasi ini dapat ditemukan di berkas '/root/install.log/ sebelah boot ulang sistem. Berkas kickstart yang berisi pilihan instalasi juga bisa ditemukan di '/root/anaconda-ks.cfg' setelah boot ulang sistem. Klik “Selanjutnya”.
Tunggu beberapa saat sedang menjalakan proses instalasi. Setelah selesai... muncul pesan “Selamat, instalasi telah selesai”. Keluarkan DVD 1 dari drive (biar booting untuk masuk boot loader linux fedora), klik tombol “Boot Ulang”.
Boot dari harddisk
“Selamat Datang”, klik tombol “Maju”
“Informasi Lesensi”, klik tombol “Maju”
“Firewall”. Firewall : Aktifkan
Layanan yang dipercaya :
FTP (gunakan check box)
NFS4 (gunakan check box)
SSH (gunakan check box)
Samba (gunakan check box)
Telnet (gunakan check box)
WWW (HTTP) (gunakan check box)
WWW Terenkripsi (HTTPS) (gunakan check box)
Klik tombol “Maju”
SELinux. Seting SELinux : Melaksanakan, klik tombol “Maju”
Tanggal dan Waktu, klik tombol “Maju”
Hardware Profile, klik tombol “Maju”
Buat user, isi field-field berikut :
Namauser :
Nama Lengkap :
Password :
Konfirmasi Password :
Klik tombol “Selesai”.
INSTALASI LINUX SUSE
Bagi anda yang ingin berpindah Operating system / migrasi Op.Sys. komputer anda dari system windows ke Op. system Open Source ( linux ) anda bisa mencoba Linux Open SuSe 10.2, berikut tutorial cara penginstallannya:
1. menyediakan CD / DVD installer Linux Open SuSe 10.2 kemudian setting pada BIOS komputer anda untuk melakukan booting dari CD-ROM / DVD-ROM, kemudian masukan CD linux Open SuSe 10.2 lalu booting cd dan tunggu sebentar sampai proses booting berhasil, akan keluar Menu Installasi Linux Open SuSe 10.2 …..
2. pada Menu pilihlah Installation
kemudian pilih bahasa yang digunakan lalu tekan tombol Next
menu check media pilih Next
menu Licence Agreement pilih Yes, I Agree kemudian pilih Next
menu instalation Mode pilih New Instalation
menu Clock and Time zone pilih Region dan time zone yang sesuai lalu cocokan dengan
tangal sekarang (time & Date)
Desktop Selection anda bisa memilih Gnome atau KDE (saya sarankan memilih KDE supaya lebih mudah) lalu tekan Next
Instalation Settings pilih tombol change kemudian pilih Base Partition Setup on this Proposal lalu Next
( jika anda sudah terinstall windows maka akan diperlihatkan partisi yang ada beserta partisi linux yang akan diinstall maka akan tercipta dual booting (windows & OpenSuse 10.2) )
pada menu awal GRUB selanjutnya tekan accept, tekan accept lagi
kemudian pilih tombol install pada menu confirm installation, tunggulah sampai instalation selesai dan masukan cd sesuai dengan permintaan pada saat instalation, setelah selesai instalasi selanjutnya akan diminta password untuk root (root dalam linux adalah Super User atau administrator) berikan password dan confirm lagi password lalu tekan Next,
kemudian pada menu Hostname dan Domain Name diisi sesuai kebutuhan anda lalu tekan Next
menu Network Configuration click Next
menu Test internet Conection pilih saja no, skip this test lalu tekan Next
menu User Authentication Method pilih Local(/etc/passwd) lalu Next,
kemudian akan diminta memasukan login untuk user
pada menu new local user lalu isikan nama dan password kemudian click Next,
Kmdian akan masuk ke menu Hardware configuration lalu tekan Next, dan tunggulah sampai terlihat
menu Installation Completed lalu tekan tombol Finish…
Selesai …Linux Open Suse anda sudah bisa digunakan ,jika anda sudah menginstall windows Xp sebelumnya maka pada saat memulai komputer akan tampil menu GRUB dan anda bisa memilih pilihan menggunakan Windows XP atau Linux Open SuSe 10.2 anda….
1. menyediakan CD / DVD installer Linux Open SuSe 10.2 kemudian setting pada BIOS komputer anda untuk melakukan booting dari CD-ROM / DVD-ROM, kemudian masukan CD linux Open SuSe 10.2 lalu booting cd dan tunggu sebentar sampai proses booting berhasil, akan keluar Menu Installasi Linux Open SuSe 10.2 …..
2. pada Menu pilihlah Installation
kemudian pilih bahasa yang digunakan lalu tekan tombol Next
menu check media pilih Next
menu Licence Agreement pilih Yes, I Agree kemudian pilih Next
menu instalation Mode pilih New Instalation
menu Clock and Time zone pilih Region dan time zone yang sesuai lalu cocokan dengan
tangal sekarang (time & Date)
Desktop Selection anda bisa memilih Gnome atau KDE (saya sarankan memilih KDE supaya lebih mudah) lalu tekan Next
Instalation Settings pilih tombol change kemudian pilih Base Partition Setup on this Proposal lalu Next
( jika anda sudah terinstall windows maka akan diperlihatkan partisi yang ada beserta partisi linux yang akan diinstall maka akan tercipta dual booting (windows & OpenSuse 10.2) )
pada menu awal GRUB selanjutnya tekan accept, tekan accept lagi
kemudian pilih tombol install pada menu confirm installation, tunggulah sampai instalation selesai dan masukan cd sesuai dengan permintaan pada saat instalation, setelah selesai instalasi selanjutnya akan diminta password untuk root (root dalam linux adalah Super User atau administrator) berikan password dan confirm lagi password lalu tekan Next,
kemudian pada menu Hostname dan Domain Name diisi sesuai kebutuhan anda lalu tekan Next
menu Network Configuration click Next
menu Test internet Conection pilih saja no, skip this test lalu tekan Next
menu User Authentication Method pilih Local(/etc/passwd) lalu Next,
kemudian akan diminta memasukan login untuk user
pada menu new local user lalu isikan nama dan password kemudian click Next,
Kmdian akan masuk ke menu Hardware configuration lalu tekan Next, dan tunggulah sampai terlihat
menu Installation Completed lalu tekan tombol Finish…
Selesai …Linux Open Suse anda sudah bisa digunakan ,jika anda sudah menginstall windows Xp sebelumnya maka pada saat memulai komputer akan tampil menu GRUB dan anda bisa memilih pilihan menggunakan Windows XP atau Linux Open SuSe 10.2 anda….
Selasa, 30 Juni 2009
Cara menginstal Linux Ubuntu
Sebagai catatan harddisk yang digunakan adalah 10Gb (belum di partisi) memory 256MB, Prosesor Intel P4 2.4GHz dan proses penginstallasian ini menggunakan VMware Workstation.
Sebelum meng-install Ubuntu pada BIOS harus di set Boot Device Priority-nya dulu, dalam menginstall Ubuntu Boot Device Priority harus di arahkan ke CDROM. Untuk masuk ke BIOS tiap Motherboard mempunyai standart sendiri. Namun sebagian besar tinggal menekan tombol delete atau F2. Ketika membooting pertama kali tekan F2 atau del untuk masuk BIOS, anda harus menekan nya dengan cepat, sebab bila tidak komputer akan masuk ke OS di hardisk. Kemudian simpan konfigurasinya dan Kemudian reboot ulang.
Mulai menginstal Pilih Start or Install, kita bisa menjalankan lewat Ubuntu Live-CD. Di LiveCd kita dapat menjajal kemampuan Ubuntu tanpa harus menginstall ke harddisk, pada saat ini anda dapat menulis dokumen, berinternetan, layaknya anada sudah menginstall ke Harddisk. Dan perlu diingat bahwasanya ini hanya bersifat readonly yang berarti semua dokumen yang di simpan di /home hanya lah sementara dan akan hilang jika di reboot. Kita asumsikan anda mempunyai hardisk baru 10 GB belum di partisi dan akan di install Ubuntu.
Langkah selanjutnya kita harus mempartisi harddisk dulu, klik System>Administration>Gnome Karena kita akan membuat partisi baru maka klik kanan di area hitam muda kemudian Kilk create, kemudian tunggu kalo sudah Kilk kanan di area hitam muda lagi Dan jangan lupa kita harus menentukan berapa mesar partisi yang digunakan. Di sini saya mempunyai harddisk 10 GB dengan di partisi 2 yaitu 8,7 GB untuk ext3 dan sisanya untuk swap. Kilk add bila kita sudah mengkonfigurasinya. Setelah kita mengeklik add maka akan muncul warna biru pada areal hitam muda, kalo masih adanya ruang sisa maka kilk kanan lagi pilh new. Kemudian klik add, (linux minimal membutuhkan partisi swap dan root) setelah itu bila kita ingin melakukan tindakan pemartisi hardisk yang telah di lakukan tadi maka klik apply Kilk aplly lagi, kmudian tunggu loadingnya.
Setelah proses pemartisian harddisk selesai kemudian Klik close. Untuk langsung menginstallnya kita dapat mengeklik icon INSTALL di Desktop dan tunggu loadingnya kemudian kita disuruh untuk menentukan bahasa yang akan kita gunakan, bila menghendaki bahasa Indonesia bisa memilih Bahasa Indonesia. Kemudian klik Fordward. Di sini kita akan menunjukkan di mana kita berada, karena dengan menunjukkan dimana kita berada system Ubuntu akan menyetel Format waktu GMT di sini saya menggunakan jakarta, bila sudah selesai kilk fordward. Kemudian kita menentukan Jenis Keyboard yang akanj kita gunakan, di Indonesia kebanyakan menggunakan American English, kemudian klik Fordward. Tampilan ini di maksudkan untuk mengisikan identitas kita perlu di ingat saat mengisi username huruf yang digunakan harus kecil semua dan tidak boleh ada spasi, hal yang sama saat kita mengisi nama komputer kita. Kemudian klik Fordward
Ada dua pilihan yaitu erase disk dan manually edit. Yang dimaksud dengan erase disk adalah menghapus semua isi dari hard disk namun ini cukup berbahaya apa bila anda mempunyai data yang sudah di simpan di harddisk. Untuk amanya pilih manually edit partition. Kemudian klik Fordward. Kemudian kita disuruh untuk menentukan mount point dari dua partisi yang telah kita buat tadi, buatlah seperti gambar di atas. Kemudian klik Fordward. Ini adalah konfigurasi global yang telah kita buat untuk menginstall, Klik install (bila kita sudah mantap dengan konfigurasinya)
Pada proses ini ubuntu sedang menyalin system ke dalam komputer anda. Waktu yang dibutuhkan untuk selesai loadingnya tergantung dari performa dari komputer yang anda miliki, sebagai perbandingan ketika saya menggunakan Pentium 4 dengan memory 512 MB dibutuhkan waktu sekitar 15menit saja
Sebelum meng-install Ubuntu pada BIOS harus di set Boot Device Priority-nya dulu, dalam menginstall Ubuntu Boot Device Priority harus di arahkan ke CDROM. Untuk masuk ke BIOS tiap Motherboard mempunyai standart sendiri. Namun sebagian besar tinggal menekan tombol delete atau F2. Ketika membooting pertama kali tekan F2 atau del untuk masuk BIOS, anda harus menekan nya dengan cepat, sebab bila tidak komputer akan masuk ke OS di hardisk. Kemudian simpan konfigurasinya dan Kemudian reboot ulang.
Mulai menginstal Pilih Start or Install, kita bisa menjalankan lewat Ubuntu Live-CD. Di LiveCd kita dapat menjajal kemampuan Ubuntu tanpa harus menginstall ke harddisk, pada saat ini anda dapat menulis dokumen, berinternetan, layaknya anada sudah menginstall ke Harddisk. Dan perlu diingat bahwasanya ini hanya bersifat readonly yang berarti semua dokumen yang di simpan di /home hanya lah sementara dan akan hilang jika di reboot. Kita asumsikan anda mempunyai hardisk baru 10 GB belum di partisi dan akan di install Ubuntu.
Langkah selanjutnya kita harus mempartisi harddisk dulu, klik System>Administration>Gnome Karena kita akan membuat partisi baru maka klik kanan di area hitam muda kemudian Kilk create, kemudian tunggu kalo sudah Kilk kanan di area hitam muda lagi Dan jangan lupa kita harus menentukan berapa mesar partisi yang digunakan. Di sini saya mempunyai harddisk 10 GB dengan di partisi 2 yaitu 8,7 GB untuk ext3 dan sisanya untuk swap. Kilk add bila kita sudah mengkonfigurasinya. Setelah kita mengeklik add maka akan muncul warna biru pada areal hitam muda, kalo masih adanya ruang sisa maka kilk kanan lagi pilh new. Kemudian klik add, (linux minimal membutuhkan partisi swap dan root) setelah itu bila kita ingin melakukan tindakan pemartisi hardisk yang telah di lakukan tadi maka klik apply Kilk aplly lagi, kmudian tunggu loadingnya.
Setelah proses pemartisian harddisk selesai kemudian Klik close. Untuk langsung menginstallnya kita dapat mengeklik icon INSTALL di Desktop dan tunggu loadingnya kemudian kita disuruh untuk menentukan bahasa yang akan kita gunakan, bila menghendaki bahasa Indonesia bisa memilih Bahasa Indonesia. Kemudian klik Fordward. Di sini kita akan menunjukkan di mana kita berada, karena dengan menunjukkan dimana kita berada system Ubuntu akan menyetel Format waktu GMT di sini saya menggunakan jakarta, bila sudah selesai kilk fordward. Kemudian kita menentukan Jenis Keyboard yang akanj kita gunakan, di Indonesia kebanyakan menggunakan American English, kemudian klik Fordward. Tampilan ini di maksudkan untuk mengisikan identitas kita perlu di ingat saat mengisi username huruf yang digunakan harus kecil semua dan tidak boleh ada spasi, hal yang sama saat kita mengisi nama komputer kita. Kemudian klik Fordward
Ada dua pilihan yaitu erase disk dan manually edit. Yang dimaksud dengan erase disk adalah menghapus semua isi dari hard disk namun ini cukup berbahaya apa bila anda mempunyai data yang sudah di simpan di harddisk. Untuk amanya pilih manually edit partition. Kemudian klik Fordward. Kemudian kita disuruh untuk menentukan mount point dari dua partisi yang telah kita buat tadi, buatlah seperti gambar di atas. Kemudian klik Fordward. Ini adalah konfigurasi global yang telah kita buat untuk menginstall, Klik install (bila kita sudah mantap dengan konfigurasinya)
Pada proses ini ubuntu sedang menyalin system ke dalam komputer anda. Waktu yang dibutuhkan untuk selesai loadingnya tergantung dari performa dari komputer yang anda miliki, sebagai perbandingan ketika saya menggunakan Pentium 4 dengan memory 512 MB dibutuhkan waktu sekitar 15menit saja
LANGKAH – LANGKAH INSTALASI LINUX REDHAT

Persiapan Instalasi
Beberapa hal yang patut anda catat sebelum memulai instalasi adalah :
1. siapkan PC yang memungkinkan untuk menginstal linux
2. siapkan CD instalasi Linux yang akan anda instal
Memulai Instalasi
1. Setting BIOS pada komputer, agar booting pertama dari CD-Drive.
2. Masukkan Disk ke 1 dari 3 CD Red Hat ke dalam CD-Drive. Tunggu beberapa saat hingga tampil pilihan untuk memulai instalatasi Red Hat tersebut | tekan tombol Enter.
3. Tunggu beberapa saat akan muncul pilihan bahasa selama proses instalasi seperti gambar berikut :
4. Klik tombol Next. Kemudian akan tampil jendela pilihan untuk keyboard.
5. Klik tombol Next. Kemudian akan tampil jendela pilihan untuk mouse, klik sesuai dengan mouse yang digunakan.
6. Klik tombol Next. Kemudian akan tampil jendela pilihan untuk upgrade atau install
7. Pilih Perform a New Red Hat Linux Installation, Kemudian klik tombol Next.
8. Tentukan pilihan untuk instalasi yang diinginkan, klik Next
Langganan:
Postingan (Atom)