Tentang Linux Vserver
Dengan Linux Vserver kita bisa menjalankan beberapa unit server linux virtual dalam satu server fisik berbasiskan linux. Setiap unit virtual berperan sebagai sebuah lingkungan tersendiri, tapi semua unit masih menggunakan satu versi kernel yang sama. Sehingga linux vserver sangat efisien dalam menggunakan sumber daya dan bisa dikatakan tidak ada overhead ketika menjalankan unit virtual di dalam lingkungan vserver.Linux vserver berbeda dengan VMware atau Xen. Linux vserver bukan aplikasi virtualisasi yang mengemulasi hardware, tapi lebih kepada menciptakan lingkungan isolasi (chroot). Implementasi Linux Vserver lebih mirip seperti FreeBSD Jails, Solaris Container/Zones atau Virtuozo/OpenVZ. Lengkapnya silahkan baca ditautan yang sudah saya sertakan.
Terminologi
Host adalah induk atau tuan rumah. Host mengatur alokasi sumber daya yang boleh digunakan oleh virtual server.Virtual Server adalah tamu (guest) yang sistemnya menumpang di induk server. Sumber daya yang dimiliki oleh virtual server hanya sebatas yang dialokasikan oleh induknya. Untuk menyederhanakan, selanjutnya virtual server ini akan disingkat sebagai vserver (dalam konteks guest operating system).
Menyiapkan Host (Induk)
Instal Kernel dan Aplikasi yang Diperlukan
Untuk bisa menjalankan linux vserver, kernel yang kita gunakan harus sudah memuat kode vserver. Berita gembiranya, di versi Debian Etch sudah menyertakan paket kernel linux untuk vserver. Jadi kita tidak perlu repot lagi melakukan patching dan kompilasi secara manual.apt-get install linux-image-vserver-686 util-vserver vserver-debiantools
| Catatan: Untuk anda yang menggunakan prosesor AMD, anda bisa menggunakan paket linux-image-vserver-k7. |
Memuat Kernel Vserver
Booting ulang linux anda, agar dia menggunakan kernel vserver. Secara default setelah menginstal paket linux-image-vserver-686, versi kernel utama yang akan digunakan adalah kernel yang sudah memuat kode vserver.rebootLalu periksa versi kernel yang digunakan untuk memastikan kernel yang dimuat adalah kernel vserver.
uname -rJika keluaran dari perintah di atas hasilnya
2.6.18-6-vserver-686 (tergantung versi kernel yang terinstall), maka anda sudah memuat versi kernel yang benar. Jika keluaran perintah di atas tidak memuat versi kernel yang benar, maka pastikan konfigurasi grub memilih versi kernel vserver sebagai pilihan utama. Mengkonfigurasi Ulang Service di Host
Agar tidak terjadi konflik antara host dengan vserver, setiap service yang terinstal di host harus diatur agar hanya melakukan binding (terjemahannya apa ya, silahkan kasih saran) ke ip host. Disarankan agar di host sistem diinstal service seminimal mungkin, misalnya hanya diinstal ssh untuk mengadministrasi host dari remote.Sebagai contoh agar ssh hanya melakukan binding ke ip host sistem, anda harus mengubah berkas /etc/ssh/sshd_config agar memunculkan opsi berikut:
| Berkas: /etc/ssh/sshd_config |
ListenAddress 192.168.1.2 |