Senin, 13 Juli 2009

JARINGAN WORKGROUP, LAN & WAN

Penggabungan
teknologi komputer dan komunikasi berpengaruh sekali terhadap bentuk organisasi
sistem komputer. Dewasa ini, konsep "pusat komputer", dalam sebuah
ruangan yang berisi sebuah komputer besar, tempat dimana semua pengguna
mengolah pekerjaannya, merupakan konsep yang sudah ketinggalan jaman. Model
komputer tunggal yang melayani seluruh tugas-tugas komputasi suatu organisasi
telah diganti oleh sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah
tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Sistem seperti ini
disebut sebagai Jaringan Komputer (Computer Network) .








Apa jaringan komputer
itu dan apa manfaatnya? 


Jaringan
Komputer dapat diartikan sebagai suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer
otonom. Dua buah komputer dikatakan membentuk suatu network bila keduanya dapat
saling bertukar informasi. Pembatasan istilah otonom disini adalah untuk
membedakan dengan sistem master/slave. Bila sebuah komputer dapat membuat
komputer lainnya aktif atau tidak aktif dan mengontrolnya, maka komputer
komputer tersebut tidak otonom. Sebuah sistem dengan unit pengendali (control
unit) dan sejumlah komputer lain yang merupakan slave bukanlah suatu
jaringan; komputer besar dengan remote printer dan terminalpun bukanlah suatu
jaringan.




Manfaat Jaringan 




Secara umum, jaringan
mempunyai beberapa manfaat yang lebih dibandingkan dengan komputer yang berdiri
sendiri dan dunia usaha telah pula mengakui bahwa akses ke teknologi informasi
modern selalu memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan pesaing yang terbatas
dalam bidang teknologi. 


Jaringan memungkinkan
manajemen sumber daya lebih efisien. Misalnya,
banyak pengguna dapat saling berbagi printer tunggal dengan kualitas tinggi,
dibandingkan memakai printer kualitas rendah di masing-masing meja kerja. Selain
itu, lisensi perangkat lunak jaringan dapat lebih murah dibandingkan lisensi
stand-alone terpisah untuk jumlah pengguna sama. 


Jaringan membantu
mempertahankan informasi agar tetap andal dan up-to-date. Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan
baik memungkinkan banyak pengguna mengaskses data dari berbagai lokasi yang
berbeda, dan membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses. 


Jaringan membantu
mempercepat proses berbagi data (data sharing). Transfer data pada jaringan selalu lebih cepat dibandingkan
sarana berbagi data lainnya yang bukan jaringan. 


Jaringan memungkinkan
kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien. Surat dan penyampaian pesan elektronik merupakan
substansi sebagian besar sistem jaringan, disamping sistem penjadwalan,
pemantauan proyek, konferensi online dan groupware, dimana semuanya membantu
team bekerja lebih produktif. 


Jaringan membantu usaha
dalam melayani klien mereka secara lebih efektif. Akses jarak-jauh ke data terpusat memungkinkan
karyawan dapat melayani klien di lapangan dan klien dapat langsung
berkomunikasi dengan pemasok.








Ada tiga tipe jaringan yang
umum yang digunakan antara lain :



Jaringan
WorkGroup, 



Janringan Lan,
dan 



Jaringan Wan








Jaringan Workgroup


Jaringan
ini terdiri dari beberapa unit komputer yang dihubungkan dengan menggunakan
Network Interface Card atau yang biasa disebut dengan Local Area Network Card,
serta dengan menggunakan kabel BNC maupun UTP. Semua unit komputer yang
terhubung dapat mengakses data dari unit komputer lainnya dan juga dapat
melakukan print document pada printer yang terhubung dengan unit komputer
lainnya.





Keuntungan Jaringan
Workgroup.


· 
Pertukaran file
dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing). 


· 
Pemakaian printer
dapat dilakukan oleh semua unit komputer (Printer Sharing). 


· 
Akses data
dari/ke unit komputer lain dapat di batasi dengan tingkat sekuritas pada
password yang diberikan. 


· 
Komunikasi antar
karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan E-Mail & Chat. 


· 
Bila salah satu
unit komputer terhubung dengan modem, maka semua atau sebagian unit komputer
pada jaringan ini dapat mengakses ke jaringan Internet atau mengirimkan fax
melalui 1 modem.





[img(490,165)]file:///C:/DOCUME%7E1/Bdi/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif[/img]













Jaringan LAN


LAN
(Local Area Network) adalah suatu kumpulan komputer, dimana terdapat beberapa
unit komputer (client) dan 1 unit komputer untuk bank data (server). Antara
masing-masing client maupun antara client dan server dapat saling bertukar file
maupun saling menggunakan printer yang terhubung pada unit-unit komputer yang
terhubung pada jaringan LAN.


Berdasarkan
kabel yang digunakan ,ada dua cara membuat jaringan LAN, yaitu dengan kabel BNC dan kabel UTP.





Keuntungan Jaringan
LAN.


· 
Pertukaran file
dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing). 


· 
Pemakaian printer
dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing). 


· 
File-file data
dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses dari semua client
menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan
struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin. 


· 
File data yang
keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol. 


· 
Proses backup
data menjadi lebih mudah dan cepat. 


· 
Resiko kehilangan
data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali. 


· 
Komunikasi antar
karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan E-Mail & Chat. 


· 

 [img(451,136)]file:///C:/DOCUME%7E1/Bdi/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image004.gif[/img]




Bila salah satu client/server terhubung dengan
modem, maka semua atau sebagian komputer pada jaringan LAN dapat mengakses ke
jaringan Internet atau mengirimkan fax melalui 1 modem. 












 [img(394,271)]file:///C:/DOCUME%7E1/Bdi/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image006.gif[/img]
















Jaringan WAN


WAN
(Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang
dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet,
dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan
sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat
serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem jaringan ini dapat menggunakan
jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan
kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kota
ataupun negara.


Keuntungan Jaringan
WAN.


· 
Server kantor
pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang. 


· 
Komunikasi antar
kantor dapat menggunakan E-Mail & Chat. 


· 
Dokumen/File yang
biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket pos, dapat dikirim melalui E-mail
dan Transfer file dari/ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang
relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat. 


· 
Pooling Data dan
Updating Data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang
ditentukan. 


[img(576,489)]file:///C:/DOCUME%7E1/Bdi/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image008.jpg[/img]









sumberna : http://onno.vlsm.org/v11/ref-ind-1/network/jaringan-workgroup-lan-wan-1998.rtf

Senin, 06 Juli 2009

langkah langkah installasi Linux (Debian woody)

LANGKAH I
Persiapan Menginstall Linux (Debian)
Nyalakan komputer, kemudian tekan [delete] untuk masuk ke bios,
Setelah di dalam bios, pilih menu
BIOS FEATURES SETUP
tekan [ENTER]
Setelah itu pilihlah menu Boot Sequence agar menjadi CDROM,C,A

[ESC]
Pilih,
SAVE & EXIT SETUP
tekan [ENTER]
tekan y [ENTER]
Maka komputer akan mulai booting kembali dengan boot sequence pertama ke CDROM.

Masukkan CD debian yang ada kedalam CDROM.

LANGKAH II
Boot dari CD
Setelah memasukkan CD ke dalam CDROM maka tinggal tunggu CD boot.

Setelah komputer boot ke CD, akan muncul tampilan sebagai berikut:

Welcome to Deal
This is debian …………………………………….
………………………………………………….

boot:_ [ENTER]

LANGKAH III
Pilihan Awal Penginstallan
Setelah itu komputer akan loading…
Tunggu sampai muncul tulisan sebagai berikut:

‘ Choose The Language ‘
Pilih bahasa (disarankan bahasa inggris – en). [ENTER]

‘ Choose Language Variant ‘
Pilih ‘ English (United States) ‘ [ENTER].

‘ Relase Notes ‘
Pilih [ENTER].

‘ Debian GNU/LINUX Installation Main Menu ‘
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Configure the Keyboard

tekan [ENTER].

‘ Select a Keyboard ‘
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pilih,

qwerty/us : U.S. English (QWERTY)

[ENTER]

LANGKAH IV
Menentukan Partisi Hardisk

‘ Debian GNU/LINUX Installation Main Menu ‘
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize and Activate a Swap Partition
pilih,
Previous: Partition a Hard Disk
[ENTER]

‘ Select Disk Drive ‘
pilih,
/dev/hda
[ENTER]

‘ Lilo Limitations ‘
[ENTER]

‘ Note on additional space for the ReiserFS Journal ‘
[ENTER]

Akan muncul tampilan partisi yang ada pada hard Disk hda, dengan informasi ini anda akan mengetahui letak partisi swap dan letak partisi tempat anda akan meletakkan ‘/’ (root).
pilih [ Quit ]
dengan menggerakan/menekan panah kearah kanan. [ENTER]

LANGKAH V
Menginisialisasi Partisi Swap

‘ Debian GNU/LINUX Installation Main Menu ‘
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Initialize and Activate a Swap Partition
[ENTER]

‘ Scan for Bad Blocks? ‘
pilih [ENTER]

‘ Are You Sure? ‘
pilih [ENTER]

LANGKAH VI
Memilih jenis File System pada Partisi Linux

‘ Debian GNU/LINUX Installation Main Menu ‘
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Initialize a Linux Partition
[ENTER]

‘ Choose Filesystem Type ‘
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,

Ext3 : Next Generation of Ext2, a journaling filesystem
[ENTER]

‘ Select Partition ‘
Pilih partisi yang akan dijadikan “Ext3″
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,

/dev/hda2 : Linux native
[ENTER]

‘ Scan for Bad Blocks? ‘
pilih [ENTER]

‘ Are You Sure? ‘
Perhatikan baik-baik apakah benar yang anda pilih /dev/hda2 sebagai “Ext3″ kalau sudah benar
pilih [ENTER]

‘ Mount as the Root Filesystem? ‘
pilih [ENTER]

LANGKAH VII
Menginstall Kernel dan Modulnya

‘ Debian GNU/LINUX Installation Main Menu ‘
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Install kernel and Driver Modules
[ENTER]

‘ Select Installation Medium ‘
pilih,
cdrom : CD-ROM drive
[ENTER]

‘ Please insert the CD-ROM ‘
pilih [ENTER]

‘ Please Wait ‘

‘ Select Archive path ‘
Pilih directory tempat menginstall kernel.
/instmnt/dists/woody/main/disks-i386/current
[ENTER]

‘ Please Wait ‘

LANGKAH VIII
Memilih Driver

‘ Debian GNU/LINUX Installation Main Menu ‘
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Configure Device Driver Modules
[ENTER]

‘ Note about loaded drivers ‘
pilih, [ENTER]

‘ Select Category ‘
Akan tampil pilihan-pilihan module yang akan di pilih,

1. Pilih ‘ kernel/drivers/input Input Devices. ‘ [ENTER]

‘ Select kernel/driver/input modules ‘
pilih,
‘ kebdev – Keyboard support ‘ [ENTER]

‘ kebdev ‘
pilih, [ENTER]

‘ Enter Command-Line Argumens ‘
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]

pilih,
‘ mousedev – Mouse support ‘ [ENTER]

‘ mousedev ‘
pilih, [ENTER]

‘ Enter Command-Line Argumens ‘
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]

Pilih ‘ Exit Finish Return to previous menu. ‘ [ENTER]

2. Pilih ‘ kernel/drivers/net Drivers for network interface cards ‘ [ENTER]

‘ Select kernel/drivers/net modules ‘
carilah ‘ eepro100 ‘ [ENTER]

‘ eepro100 ‘
pilih, [ENTER]

atau bila gagal bisa coba bonding

‘ Enter Command-Line Argumens ‘
Tidak perlu diisi apa-apa. [ENTER]

Pilih ‘ Exit Finish Return to previous menu. ‘ [ENTER]

3. Pilih ‘ kernel/fs/msdos
MS-DOS file system ‘ [ENTER]

‘ Select kernel/fs/msdos modules ‘
pilih, ‘ msdos – PC BIOS ‘ [ENTER]

‘ msdos ‘
pilih, [ENTER]

‘ Enter Command-Line Argumens ‘
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]

Pilih ‘ Exit Finish Return to previous menu. ‘ [ENTER]

4. Pilih ‘ kernel/arch/1386/kernel i386-base drivers. ‘ [ENTER]
pilih, ‘ apm ‘ [ENTER]

‘ apm ‘
pilih, [ENTER]

‘ Enter Command-Line Argumens ‘
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]

pilih, ‘ cpuid ‘ [ENTER]

‘ cpuid ‘
pilih, [ENTER]

‘ Enter Command-Line Argumens ‘
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]

Pilih ‘ Exit Finish Return to previous menu. ‘ [ENTER]

Pilih, ‘ Exit ‘ [ENTER]

LANGKAH IX
Mengkonfigurasi Jaringan

‘ Debian GNU/LINUX Installation Main Menu ‘
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Configure the network

[ENTER]

‘ Choose The Hostname ‘
Ganti tulisan ‘ Debian ‘ dengan ‘ LAB-OS-27-*** ‘
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]

‘ Automatic Network Configuration ‘
pilih, [ENTER]

‘ Choose the IP Address ‘
Ganti tulisan default-nya dengan ‘ 152.118.27.*** ‘
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]

‘ Choose Network Mask ‘
Tidak usah diganti.
[ENTER]

‘ What is your IP gateaway address? ‘
152.118.27.1
[ENTER]

‘ Choose Domain Name ‘
Tulis ‘ cs.ui.ac.id ‘
[ENTER]

‘ Choose the DNS Server Addresses ‘
Ganti dengan ‘ 152.118.24.2 ‘
[ENTER]

LANGKAH X
Menginstall Base System

‘ Debian GNU/LINUX Installation Main Menu ‘
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di
highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Install the base system
[ENTER]

‘ Select Installation Medium ‘
pilih,

‘ cdrom : CD-ROM drive ‘
[ENTER]

‘ Please insert the CD-ROM ‘
pilih, [ENTER]

‘ Select Archive path ‘
Pilih directory untuk menginstall base sistem.
/instmnt
[ENTER]

‘ Installing Base System, please wait ‘
Tunggulah sampai selesai menginstall.

LANGKAH XI
Membuat System Menjadi Bootable

‘ Debian GNU/LINUX Installation Main Menu ‘
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Make System Bootable
[ENTER]

‘ When should the LILO boot loader be installed ? ‘
Pilih,
/dev/hda : Install LILO in the MBR (use this if unsure).
[ENTER]

‘ Other bootable partitions ‘
Pilih,
Include Put all into the menu.
[ENTER]

‘ Securing LILO ‘
[ENTER]

LANGKAH XII
Membuat Boot Floppy

‘ Debian GNU/LINUX Installation Main Menu ‘
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Make a Boot Floppy

Masukkan disket(dalam keadaan baik)ke dalam floppy disk
[ENTER]

‘ Change Disk ‘
[ENTER]

Tunggulah sementara sedang membuat boot floppy

LANGKAH XIII
Mereboot Komputer

‘ Debian GNU/LINUX Installation Main Menu ‘
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Reboot The System
[ENTER]

‘ Reboot The System? ‘
Pilih,
Yes [ENTER]

Kemudian keluarkan disket dari floppy disk, sementara komputer sedang reboot.

Keluarkanlah cd deal dari cdrom.

Tunggu sampai muncul lilo boot seperti dibawah ini,

Linux
WIN/Dos

Pilih Linux [ENTER]

LANGKAH XIV
Konfigurasi System Debian

Kemudian akan masuk ke tampilan seperti dibawah ini :
‘ Debian System Configuration ‘
[ENTER]

‘ TimeZone Configuration ‘
Is the hardware clock set to GMT
Pilih,
[ENTER]

What area do you life in?
Pilih,
Asia [ENTER]

Select a city or time zone:
Pilih,
Jakarta [ENTER]

‘ Password setup ‘
Shall I enable md5 passwords?
Pilih,
[ENTER]

Shall I enable shadow passwords?
Pilih,
[ENTER]

Enter a password for the root:
Isi saja dengan 12345
[ENTER]

Re-enter password to verify:
Isi lagi dengan 12345
[ENTER]

Shall I create a normal user account now?
Pilih,
[ENTER]

‘ Debian System Configuration ‘
Shall I remove the pcmcia packages?
Pilih,
[ENTER]

Do you want to user a PPP connection to install the system.
Pilih,
[ENTER]

‘ Apt Configuration ‘
Choose the method apt should user to access to Debian archive:
Pilih,
cdrom [ENTER]

Masukkan cd deal ke dalam cdrom.

Enter CD ROM device file:
/dev/cdrom [ENTER]

Scan another CD?
pilih [ENTER]

Add another apt source?
pilih [ENTER]

Use security updates from security.debian.org?
pilih [ENTER]

Run tasksel?
pilih [ENTER]

Run dselect?
pilih [ENTER]

Run dselect?
pilih, [ENTER]

Tunggu sementara sedang mengkonfigurasi paket apa saja yang akan diambil,
sampai ada tulisan seperti di bawah ini :
Do you want to continue? [Y/n]
Ketikan y [ENTER]

Do you want to erase any previous downloaded.deb files? [Y/n]
Ketik,
y [ENTER]
Please enter to continue
[ENTER]

I can do …..
[---Please return---]
[ENTER]

You must choose one of the options below:
Enter value (default=’1′, ‘x’ to restart):
Ketik,
5 [ENTER]

‘Debian System Configuration ‘
Have fun !
Thank you for choosing Debian.
[ENTER]

LANGKAH XV
Login
Nanti akan muncul pesan seperti dibawah ini:
LAB-OS-27-**** login :
(**** sesuai dengan komputer tempat anda menginstall)

Coba masukkan login root dan passwordnya.

Setelah itu kita akan mencoba menginstall paket.
Cara menginstallnya adalah dengan cara sebagai berikut:
ketik perintah ini di console:

apt-get install “nama paket” [ENTER]

Sebagai contoh kita akan mencoba menginstall lynx.
Jadi yang harus diketikkan adalah sebagai berikut :

apt-get install lynx [ENTER]

Do you want to continue? [Y/n]
ketikan y [ENTER]

Setelah selesai menginstall lynx coba ketikkan perintah ini di console :
lynx kambing.vlsm.org [ENTER]

Jika berhasil masuk ke halaman kambing.vlsm.org berarti anda berhasil.
Selamat menggunakan Debian!

Menginstall Slackware Linux

5.1. Boot CD-ROM InstallasiMetode termudah untuk boot sistem installasi dengan menggunakan CD-ROM installasi. CD-ROM installasi Slackware Linux adalah CD yang bersifat bootable, yang berarti BIOS dapat boot dari CD, seperti ia dapat melakukan boot dengan sendirinya, sebagai contoh dari disket. Sebagian besar sistem modern memiliki BIOS yang mendukung boot dari CD-ROM. Jika CD tidak di-boot ketika Anda sudah memasukkan CD pada drive CD-ROM selama boot sistem, maka urutan boot mungkin tidak benar pada BIOS. Masuk pada BIOS (biasanya dengan menekan tombol atau ketika layar BIOS muncul) dan pastikan CD-ROM berada di daftar yang paling atas dari urutan boot. Jika Anda menggunakan CD-ROM SCSI, Anda mungkin harus menentukan urutan boot pada BIOS SCSI dan bukan pada BIOS sistem. Lihat manual kartu SCSI untuk informasi lebih lanjut. Ketika CD-ROM di-boot, sebuah layar pre-boot akan muncul. Biasanya, Anda cukup menekan untuk melanjutkan dengan memuat kernel Linux default (hugesmp.s). Kernel ini membutuhkan paling tidak CPU Pentium Pro. Anda bisa boot kernel alternatif dengan memasukkan nama kernel pada prompt, dan menekan . Tabel berikut menampilkan kernel yang tersedia dari CD atau DVD Slackware Linux. Tabel 5.1. Kernel installasiLinux Deskripsihuge.s Sebelumnya, mereka ada kernel spesifik untuk pengontrol disk yang berbeda. Kernel huge yang baru menyertakan dukungan untuk semua pengontrol ATA, SATA dan SCSI yang umum. Kernel ini tidak memiliki dukungan SMP, dan bekerja pada CPU i486 dan yang lebih baru. Jika Anda memiliki Pentium Pro atau yang lebih baru, disarankan untuk menggunakan kernel hugesmp.s, meskipun pada sistem prosesor tunggal. hugesmp.s Kernel hugesmp.s memiliki dukungan untuk semua pengontrol ATA, SATA, dan SCSI yang umum. Sebagai tambahan, kernel ini memiliki dukungan SMP. Kernel ini direkomendasikan untuk CPU Pentium Pro dan yang lebih baru. speakup.s Kernel ini dapat dibandingkan dengan kernel huge.s, tetapi menyertakan dukungan untuk perangkat keras sintesa suara. Setelah melakukan boot sistem installasi, Anda akan ditanya apakah Anda menggunakan layout keyboard khusus atau tidak. Jika Anda menggunakan keyboard US/Internasional umum, yang merupakan paling umum, Anda bisa menekan pada pertanyaan umum. Login sebagai “root”, tidak ada kata sandi yang akan ditanyakan. Setelah login, shell akan dijalankan dan Anda bisa memulai proses installasi Slackware Linux. Prosedur installasi akan dijelaskan pada bab ini. 5.2. Mempartisi hard diskMenginstall Slackware Linux membutuhkan paling tidak satu partisi Linux, membuat partisi swap juga disarankan. Untuk bisa membuat partisi, harus terdapat ruang kosong pada disk. Terdapat beberapa program yang dapat melakukan perubahan ukuran partisi. Sebagai contoh, FIPS bisa merubah ukuran partisi FAT. Program komersial seperti Partition Magic juga bisa mengubah ukuran jenis partisi lain. Setelah boot CD-ROM Slackware Linux dan melakukan login, terdapat dua program partisi yang bisa Anda gunakan: fdisk dan cfdisk. cfdisk adalah yang termudah, karena dikendalikan oleh antarmuka berbasis menu. Bagian ini menjelaskan program cfdisk. Untuk mempartisi hard disk pertama, Anda cukup menjalankan cfdisk. Jika Anda hendak mempartisi disk lain atau disk SCSI, Anda harus menentukan disk mana yang hendak Anda partisi (cfdisk /dev/device). Disk ATA memiliki penamaan seperti berikut: /dev/hdn, dengan “n” diganti oleh sebuah karakter. Contoh “primary master” diberi nama /dev/hda, “secondary slave” diberi nama /dev/hdd. Disk SCSI diberi nama dengan cara berikut : /dev/sdn, dengan “n” diganti oleh karakter perangkat (disk SCSI pertama = a, disk SCSI keempat = d). Gambar 5.1. Aplikasi partisi cfdiskSetelah memulai cfdisk, partisi yang ada akan ditampilkan, dan juga jumlah ruang kosong. Daftar partisi bisa dinavigasi dengan tombol panah “panah atas” dan “bawah”. Di akhir layar beberapa perintah akan ditampilkan, yang dapat dipilih dengan tombol panah “kiri” dan “kanan”. Sebuah perintah bisa dieksekusi dengan kunci . Anda bisa memulai mempartisi Linux dengan memilih “Free Space” dan mengeksekusi perintah “New”. cfdisk akan bertanya apakah Anda akan membuat partisi primer atau logical. Jumlah partisi primer dibatasi hingga empat. Linux bisa diinstall pada kedua jenis partisi. Jika Anda hendak menginstall sistem operasi lain selain Slackware Linux yang membutuhkan partisi primer, disarankan untuk menginstall Slackware pada partisi logical. Jenis dari partisi baru akan ditetapkan sebagai “Linux Native”, sehingga tidak perlu menentukan jenisnya. Pembuatan partisi swap melibatkan urutan yang sama dengan partisi Linux normal, tetapi jenis partisi harus diganti menjadi “Linux Swap” setelah partisi dibuat. Ukuran yang disarankan untuk partisi swap bergantung dari jumlah memori utama (RAM) Anda. Jika Anda memiliki hard disk dengan ukuran yang cukup besar, disarankan untuk membuat partisi swap berukuran 256MB atau 512MB, yang cukup untuk kebutuhan normal. Setelah membuat partisi, jenis partisi bisa diganti menjadi “Linux Swap” dengan memilih perintah “Type”. Program cfdisk akan bertanya tentang nomor jenis. Partisi “Linux Swap” memiliki nomor 82. Biasanya nomor 82 sudah akan terpilih, sehingga Anda bisa melanjutkan dengan menekan tombol . Jika Anda puas dengan partisi, Anda bisa menyimpan perubahan dengan mengeksekusi perintah “Write”. Operasi ini harus dikonfirmasikan dengan memasukkan yes. Setelah menyimpan perubahan, Anda bisa keluar dari cfdisk dengan perintah Quit. Disarankan untuk melakukan reboot komputer sebelum memulai installasi, untuk memastikan perubahan partisi sudah berhasil. Tekan + + untuk mematikan Linux dan menjalankan ulang komputer. 5.3. Menginstall Slackware LinuxProgram installer Slackware Linux dijalankan dengan mengeksekusi setup pada shell installasi. setup akan menampilkan sebuah menu dengan beberapa pilihan. Anda bisa melihat tampilan gambar dari installer pada Gambar 5.2, “Aplikasi setup”. Setiap opsi diperlukan untuk installasi Slackware Linux yang lengkap, tetapi setelah Anda mulai, program setup akan membimbing Anda pada setiap opsi. 

Bagian pertama dari installasi disebut “ADDSWAP”. Aplikasi setup akan melihat partisi dengan jenis “Linux Swap”, dan bertanya kepada Anda apakah Anda memformat dan mengaktifkan partisi swap (lihat gambar Gambar 5.3, “Melakukan setting partisi swap”). Biasanya Anda cukup menjawab “Ya”. 

Setelah melakukan setting ukuran swap, menu “TARGET” dijalankan, yang dapat Anda lihat pada Gambar 5.4, “Memilih partisi untuk inisialisasi”. Menu ini digunakan untuk menginisialisasi partisi Slackware Linux. Setup akan menampilkan semua partisi dengan jenis “Linux Native”. Setelah memilih satu partisi, aplikasi setup akan bertanya apakah Anda hendak memformat partisi atau tidak, dan jika Anda hendak memformatnya, apakah Anda hendak memeriksa disk untuk sektor yang rusak atau tidak (Gambar 5.5, “Memformat partisi”). Menguji disk bisa memakan waktu yang cukup lama. Setelah memilih untuk memformat sebuah partisi, Anda bisa menentukan sistem berkas yang akan digunakan (Gambar 5.6, “Memilih jenis sistem berkas”). Biasanya Anda bisa memilih sistem berkas ext2, ext3, dan reiserfs. Ext2 adalah sistem berkas Linux standar untuk beberapa tahun, tetapi tidak mendukung journaling. Sebuah jurnal adalah berkas khusus atau area pada partisi dimana semua operasi sistem operasi dicatat. Ketika sistem mengalami crash, sistem berkas bisa diperbaiki dengan cepat, karena kernel bisa menggunakan log untuk melihat operasi disk yang dilakukan. Ext3 merupakan sistem berkas yang sama dengan Ext2, tetapi menambahkan kemampuan journaling. Reiserfs adalah sistem berkas yang juga menyediakan journaling. Reiserfs menggunakan balanced tree, yang membuat operasi sistem berkas lebih cepat dibandingkan Ext2 atau Ext3, terutama jika bekerja dengan berkas yang kecil. Kerugiannya adalah Reiserfs lebih baru, dan mungkin lebih tidak stabil. Partisi pertama yang diinisialisasi secara otomatis di-mount sebagai partisi root (/). Untuk partisi lain, titik mount bisa dipilih setelah inisialisasi. Anda bisa, misalnya membuat partisi terpisah untuk /, /var, /tmp, /home dan /usr. Hal ini menyediakan proteksi tambahan ketika crash. Karena / jarang berubah setelah installasi jika Anda membuat partisi ini, kemungkinan ia akan berada pada saat operasi penulisan ketika crash menjadi lebih kecil. Selain itu, lebih aman untuk membuat sistem berkas terpisah untuk /home. Jika sebuah program memiliki kecacatan keamanan, seorang pengguna bisa menciptakan hard link pada biner dari sebuah program, jika direktori /home berada pada sistem berkas yang sama dengan /{s}bin, /usr/{s}bin, atau /usr/local/{s}bin. Pengguna ini akan tetap mampu mengakses biner lama setelah program di-upgrade. Langkah berikutnya adalah memilih media sumber (Gambar 5.7, “Memilih media sumber”). Dialog ini menawarkan beberapa pilihan, seperti menginstall Slackware Linux dari CD-ROM atau menginstall Slackware Linux via NFS. Slackware Linux biasanya terinstall dari CD-ROM, sehingga ini yang akan kita lihat lebih dalam. Setelah memilih “CD-ROM” Anda akan ditanya apakah Anda mengijinkan setup mencari CD-ROM dengan sendirinya (“Auto”) atau Anda hendak memilih perangkat CD-ROM Anda sendiri (“Manual”). Jika Anda memilih “Manual” aplikasi setup akan menampilkan daftar perangkat. Pilih perangkat yang berisi CD-ROM Slackware Linux. Setelah memilih sumber installasi, aplikasi setup akan bertanya seri set disk mana yang hendak Anda install (Gambar 5.8, “Memilih set disk”). Sebuah deskripsi singkat dari masing-masing set disk akan ditampilkan. Sekarang hampir saatnya untuk memulai installasi yang sebenarnya. Layar berikutnya akan menanyakan bagaimana cara Anda hendak melakukan installasi. Pilihan yang paling jelas adalah “full”, “menu” atau “expert”. Memilih “full” akan menginstall semua paket pada set disk yang dipilih. Ini adalah cara termudah dalam menginstall Slackware Linux. Kerugian dari pilihan ini adalah bisa memakan ruang yang cukup besar. Pilihan “menu” akan bertanya untuk setiap setnya, paket apa yang hendak Anda install. Opsi “expert” hampir sama dengan opsi “menu”, tetapi mengijinkan Anda untuk tidak memilih beberapa paket yang sangat penting dari set disk “a”. Setelah selesai tahap installasi, aplikasi setup akan mengijinkan And auntuk mengkonfigurasi beberapa bagian dari sistem. Dialog yang muncul pertama kali akan menanyakan dari mana Anda hendak menginstall kernel (lihat Gambar 5.9, “Menginstall kernel”). Biasanya installasi kernel dilakukan dari CD-ROM Slackware Linux, pilihan ini akan memilih kernel yang Anda pilih untuk Slackware Linux. Anda bisa mengkonfirmasi ini, atau memilih kernel lain. Pada tahap ini Anda bisa memilih untuk membuat disk boot (Gambar 5.10, “Membuat disk boot”). Disarankan untuk membuat disk boot, Anda bisa menggunakannya untuk melakukan boot Slackware Linux jika konfigurasi LILO salah. Dialog berikut dapat digunakan untuk membuat sebuah hubungan (link), /dev/modem, yang menunjuk pada perangkan modem Anda. (Gambar 5.11, “Memilih modem default”). Jika Anda tidak memiliki sebuah modem, Anda bisa memilih no modem. 

Langkah berikutnya adalah memilh apakah Anda hendak menggunakan hotplug (Gambar 5.12, “Mengaktifkan hotplugging”). Hotplug digunakan untuk mengkonfigurasi secara otomatis perangkat-perangkat USB, PCMCIA, dan PCI yang bersifat pluggable. Secara umum, disarankan untuk mengaktifkan hotplugging, tetapi beberapa sistem mungkin mengalami masalah dengan proses probing dari script hotplug. 

Langkah berikut sangatlah penting, dialog berikutnya akan membantu Anda dalam menginstall LILO, Linux bootloader. Kecuali Anda sudah berpengalaman dalam mengkonfigurasi LILO, disarankan untuk memilih opsi simple untuk konfigurasi LILO, yang mencoba mengkonfigurasi LILO secara otomatis (Gambar 5.13, “Memilih jenis installasi LILO”). Setelah memilih opsi simple utilitas konfigurasi LILO akan menanyakan apakah Anda hendak menggunakan framebuffer atau tidak ((Gambar 5.14, “Memilih resolusi framebuffer”). Menggunakan framebuffer mengijinkan Anda untuk menggunakan konsol pada beberapa resolusi, dengan dimensi lain selain 80x25 karakter. Beberapa orang yang menggunakan konsol secara ekstensif memilih untuk menggunakan framebuffer, yang mengijinkan mereka untuk mempertahankan lebih banyak teks pada layar. Jika Anda tidak menginginkan konsol dengan framebuffer, atau jika Anda tidak yakin, Anda bisa memilih standard pada pilihan ini. Setelah melakukan setting framebuffer, Anda bisa memberikan parameter tambahan pada kernel (Gambar 5.15, “Menambahkan parameter kernel”). Hal ini biasanya tidak diperlukan, jika Anda tidak ingin menambahkan parameter tambahan, Anda cukup menekan tombol . Langkah terakhir dari konfigurasi LILO adalah memilih dimana LILO akan diinstall Gambar 5.16, “Memilih dimana LILO akan diinstall”). MBR adalah master boot record, record boot utama dari PC. Gunakan opsi ini jika Anda hendak menggunakan Slackware Linux sebagai satu-satunya sistem operasi, atau jika Anda hendak menggunakan LILO untuk melakukan boot sistem operasi lain. Opsi Root akan menginstall LILO pada boot record dari Slackware Linux partisi /. Gunakan opsi ini jika Anda hendak menggunakan bootloader lain. Sekarang Anda akan diminta untuk mengkonfigurasi mouse Anda, Pilih jenis mouse dari dialog yang muncul (Gambar 5.17, “Mengkonfigurasi mouse”). Berikutnya Anda akan ditanya apakah program gpm harus dimuat pada saat boot atau tidak (Gambar 5.18, “Memilih apakah GPM akan dijalankan atau tidak”). gpm adalah daemon yang mengijinkan Anda untuk melakukan operaasi cut dan paste teks pada konsol. Beberapa langkah berikutnya akan mengkonfigurasi konektivitas jaringan. Langkah ini diperlukan untuk hampir semua sistem yang terhubung ke jaringan. Setup Slackware Linux akan bertanya apakah Anda hendak mengkonfigurasi konektivitas jaringan (Gambar 5.19, “Memilih apakah Anda akan mengkonfigurasi konektivitas jaringan”). Jika Anda menjawab “No” Anda bisa melewatkan beberapa langkah yang berhubungan dengan jaringan. Anda akan ditanya untuk menentukan nama host (Gambar 5.20, “Melakukan setting nama host”). Haarap dicatat bahwa ini bukan fully qualified domain name (FQDN), hanya bagian yang merepresentasikan host (biasanya karakter sebelum titik pertama dalam bentuk FQDN). Setelah menentukan nama host, Anda bisa mnentukan nama bagian domain dari fully qualified domain name (FQDN) (Gambar 5.21, “Melakukan setting nama domain”). Sisa dari langkah konfigurasi jaringan tergantung dari apakah node pada konfigurasi gambar menggunakan alamat IP statik atau dinamis. Beberapa jaringan memiliki server DHCP yang secara otomatis memberikan alamat IP pada host di jaringan. Jika ini kasusnya, maka pilih DHCP selama langkah installasi (Gambar 5.22, “Konfigurasi alamat IP manual atau otomatis”). Ketika DHCP dipilih, Anda akan ditanya apakah sebuah nama host harus dikirimkan ke server. Biasanya Anda bisa mengosongkan bagian ini. Jika Anda menggunakan DHCP, Anda bisa melewatkan beberapa bagian dari konfigurasi jaringan yang dijelaskan dibawah ini. Jika jaringan tidak memiliki server DHCP, Anda bisa memilih opsi static IP. uamh mengijinkan Anda menentukan alamat IP dan setting yang berhubungan secara manual. Langkah pertama dari konfigurasi manual adalah menentukan alamat IP dari antarmuka pertama (eth0) dari mesin (Gambar 5.23, “Melakukan setting alamat IP”). Setelah melakukan setting alamat IP, Anda akan ditanya untuk memasukan netmask. Netmask biasanya bergantung pada kelas alamat IP (Gambar 5.24, “Melakukan setting netmask”). Berikutnya Anda akan ditanya untuk menentukan alamat dari gateway (Gambar 5.25, “Melakukan setting gateway”). Gateway adalah mesin pada jaringan yang menyediakan akses ke jaringan lain dengan merutekan paket IP. Jika jaringan Anda tidak memiliki gateway, Anda cukup menekan tombol . Dialog berikutnya menanyakan kepada Anda apakah Anda hendak menggunakan nameserver atau tidak (Gambar 5.26, “Memilih apakah Anda hendak menggunakan nameserver atau tidak”). Sebuah nameserver adalah sebuah server yang menyediakan alamat IP dari sebuah nama host. Sebagai contoh, jika Anda berkunjung ke www.slackbasics.org, nameserver akan “convert” nama www.slackbasics.org menjadi alamat IPnya. Jika Anda memilih untuk menggunakan nameserver, Anda akan diberi kesempatan untuk menentukan alamat IP dari nameserver (Gambar 5.27, “Melakukan setting nameserver”). Layar terakhir konfigurasi jaringan menyediakan gambaran dari setting, memberikan kesempatan bagi Anda untuk memperbaiki setting yang memiliki kesalahan (Gambar 5.28, “Mengkonfirmasi setting jaringan”). Setelah konfigurasi jaringan, Anda bisa menentukan perangkat mana yang harus dijalankan (Gambar 5.29, ?Mengaktifkan/menonaktifkan layanan yang dijalankan saat startup?). Anda bisa memberikan tanda atau menghilangkan tanda dengan tombol . Biasanya, waktu sistem diset ke zona waktu UTC pada sistem berbasis UNIX. Jika ini kasusnya, pilih Yes pada langkah selanjutnya (Gambar 5.30, “Memilih apakah jam diset ke UTC”). Jika Anda juga menggunakan sistem operasi yang tidak berbasis UNIX pada sistem yang sama, seperti Windows, disarankan untuk memilih No, karena beberapa sistem operasi PC tidak bekerja dengan waktu sistem dan waktu perangkat lunak yang berbeda. Anda akan diberi kesempatan untuk memilih zona waktu (Gambar 5.31, “Melakukan setting zona waktu”). Hal ini sangat penting terutama pada sistem yang memiliki waktu sistemnya diset ke UTC, tanpa memilih zona waktu yang benar, maka waktu pada perangkat lunak tidak akan sama dengan waktu lokal. Jika Anda menginstall X Window System Anda bisa menentukan window manager default (Gambar 5.32, “Memilih window manager default”). Fungsionalitas paling dasar dari window manager adalah menyediakan fungsionalitas window dasar seperti title bar. Tetapi beberapa opsi seperti KDE, menyediakan lingkungan desktop yang lengkap. Langkah terakhir adalah menentukan kata sandi root (Gambar 5.33, “Melakukan setting kata sandi root”). Setup akan menanyakan apakah Anda hendak menentukannya atau tidak. Tidak ada alasan untuk tidak melakukannya, dan tanpa kata sandi root, sistem Anda sangat tidak aman. Pada tahap ini, Anda sudah menyelesaikan installasi Slackware Linux. Anda bisa reboot sistem untuk memulai sistem Slackware Linux baru Anda. Tidak sulit bukan? ;-)

Jumat, 03 Juli 2009

MODEL,KOMPONEN, DAN SOFTWARE JARINGAN WIRELESS


,
sebuah “ad-hoc” atau peer to peer wireles network yang mencakup sejumlah komputer dimana setiap komputernya diperlengkapi dengan kartu antar muka jaringan nirkabel. ( WNIC  Wireles Network Interface Card )

sebuah jaringan wireles juga dapat menggunakan sebuah acces point atai base station. Pada tipe jaringan ini access point bekerja sebagai layakya hub yang menyediakan jaringa untuk komputer wireles, juga dapat menyambungkan ( sebagai bridge ) dari jaringan local wireles ke jaringan kabel. ( Wireles LAN to WiredLAN ). Dan mengijinkan untuk dapat mengakses sumber data dari jaringan seperti file server atau sambungan internet yang telah ada.

Dedicated Hardware Access Point ( HAP )

Dapat juga disebut sebagai Access Point berbentuk hardware seperti : Wave LAN dari Lucen, Air Port Base Station dari American.

Access Point dalam bentuk perangkat lunak ( Software Access Point )

Bekerja pada komputer menggunakan W-NIC seperti yang digunakan pada ad-hoc atau jaringan wireles peert to peer dimana komputer pada jaringan wireles tersambung dengan menggunakan access point software dengan bantuan software jaringan yang sesuai user pada W-LAN dapat berbagi data dan printer yang berlokasi pada jaringan kabel contohnya TCP/IP

Alat – alat yang digunakan user pada jaringan nirkabel

dekstop workstation

laptop komputer

palmtop komputer

handheld komputer

pen-based komputer

PDA ( Personal Digital Asistent )

handheld scanner dan data collector

Handheld printer

wireless Network software

Sebuah jaringan nirkabel memiliki software yang terletak dalam beberapa bagian didalam jaringan, sebuah sistem operasi jaringan atau NOS seperti Microsoft NT server dapat dipasang di PC yang memiliki kualitas High End dimana NOS dapat menyediakan layanan dan aplikasi lainnya.

Software klien biasanya diletakkan pada user berfungsi sebagai guide untuk user baik pada saat melakukan navigasi local maupun melewati jaringan. Dalam beberapa kasus ditempatkan gateway sebagai midle wale diantara komputer user dengan aplkasi software yang berada di server.

Gateway biasanya berupa proxy untuk mengendalikan banyak user. Kegunaan dari gateway adalah :

perbaikan

dengan adanya gateway untuk transport dan aplikasi user dapat berkomunikasi dengan menggunakan protokol yang lebih kecil dibanding dengan TCP/IP

dapat diandalkan

dengan adanya gateway maka segala kegiatan user dapat dilihat dan dikendalikan oleh server

hemat energy pada battery

dengan adanya gateway ini pada saat user sedang mengakses software jaringan tidak perlu secara periodik mengirim informasi sebab sudah dilakukan oleh gateway itu sendiri.

Komponen-komponen dari jaringan


Jaringan nirkabel memeberikan fungsi yang hampir sama dengan jaringan kabel seperti ethernet dan token ring secara umum memberikan beberapa fungsi untuk memungkinkan perpindahan informasi dari sumber ke tujuan seperti :

sebuah perantara / media yang memberikan bit pipe ( jalan untuk data berpindah ) untuk transmisi data

media access secara teknis yang memberikan fasilitas untuk dapat besama – sama menggunakan media umum.

mekanisme sinkronitasi dan control kesalahan ( error control ) untuk menajaga kestabilan transfer data secara urut.

mekanisme ritun yang mengatur data dari sumber ke tempat yang dituju

software dan hardware interface seperti ………. Berbasis komputer atau barcode scanner untuk aplikasi software.

Peralatan Wireles LAN


Access Point

Sebuah access point adalah peralatan half duplex dengan komponen setara switch pada ethernet.



Mode access point
Access Point dapat berkomunikasi dengan wireles klient dengan jaringan kabel, dan dengan access point lainnya ada 3 mode dimana access point dapat dikonfigurasi.

root mode
mode ini digunakan ketika access point tersambung dengan jaringan kabel backbone melalui antar muka kabelnya biasanya menggunakan ethernet. Ketika access point tersambung dengan segmen kabel melalui ethernet port maka access point akan secara normal terkonfigurasi sebagai mode root. Ketika dalam mode root access point yang tersambung pada sistem distribusi dengan kabel yang sama dapat berhubungan dengan sesamanya melalui segmen kabel.

bridge mode

dalam mode ini access point berlaku sama seperti bridge pada jaringan kabel. Access point akan menjadi wireles bridge ketika dikonfigurasikan sebagai bridge.

repeater mode

dalam mode ini access point memiliki kemampuan untuk menyediakan sambungan wireles up stream ke dalam jaringan kabel yang lebih baik dari pada sambungan kabel yang biasa.

Access point dalam mode repeater tersambung ke klient sebagai access point dalam repeater mode adalah tidak disarankan kecuali benar – benar diperlukan karena S di sekitar masing – masing access point harus saling melingkupi dengan batas minimal 50 %.

Wireles Bridge

Sebuah wireles bridge menyediakan sambungan antara dua segmen jaringan kabel dan digunakan dalam konfigurasi point to point atau konfigurasi point to multipoint.

Sebuah wireles bridge adalah alat dengan kemampuan half duplex yang dapat menyediakan sambungan untuk wireles pada layar 2 dalam OSI model saja.

Kamis, 02 Juli 2009

Cara menginstal jaringan internet

tentang internet

 1. Apa itu internet?

Internet merupakan jaringan rangkaian komputer [ networking ] dengan rangkaian komputer lain di seluruh dunia. Internet berguna untuk kita berkomunikasi dan bertukar informasi, file, data, suara, gambar dan sebagainya antara individu dan manusia diseluruh dunia.
Internet - adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia. Setiap komputer dan jaringan terhubung - secara langsung maupun tidak langsung - ke beberapa jalur utama yang disebut internet backbone dan dibedakan satu dengan yang lainnya menggunakan unique name yang biasa disebut dengan alamat IP 32 bit. Contoh: 202.155.4.230 . 
Dengan ber INTERNET kita dapat memperoleh berbagai informasi apa saja dimana saja dan kapan saja [ no limit, anywhere and anytime ]. Anda tinggal ke search engine Dunia seperti Yahoo dan google. Ketik kalimat yang Anda ingin cari maka akan ditampilkan alamat website yang memberikan informasi tersebut.
Komputer dan jaringan dengan berbagai platform yang mempunyai perbedaan dan ciri khas masing-masing (Unix, Linux, Windows, Mac, dll) bertukar informasi dengan sebuah protokol standar yang dikenal dengan nama TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). 
TCP/IP tersusun atas 4 layer (network access, internet, host-to-host transport, dan application) yang masing-masing memiliki protokolnya sendiri-sendiri.
Dengan internet kita dapat ... 
Berkomunikasi koresponden surat-menyurat dengan menggunakan e-mail 
Memperoleh informasi dengan menerusi World Wide Web(WWW)  
Memindah file dengan menerusi File Transfer Protocol (FTP) 
Video streaming yaitu dengan fasilitas ini kita dapat nonton file video, radio online dan sebagainya di komputer
Akses dan control komputer jarak jauh (remote login) menerusi Telnet 
Berkomunikasi online/langsung seperti sms di handphone hanya di sini bedanya kita dapat bercakap langsung dengan beberapa orang sekaligus dengan menggunakan Internet Relay Chat (IRC) 
Kemudian terdapat chating lain yang baru yang memungkinkan kita chatting dengan langsung dapat melihat gambar orang yang sedang chat juga ( technologi video streaming ) yaitu dapat kita gunakan MSN ( yahoo messenger / hotmail messenger )
Kelompok yang menggunakan Newsgroup sebagai wadah pemberitaan
Mengadakan forum elektronik, sebuah forum yang dapat di baca umum dan dapat kita komentari
Untuk perusahaan dapat dipergunakan untuk central transaction controller, seperti ATM, credit card dan sebagainya langsung connect ke server perusahaan tersebut dengan bantuan jalur internet 
Dan technology yang terbaru adalah VOIP yaitu dapat bertelepon dengan kemana saja dengan bantuan jalur internet [ sehingga telepon pun menjadi lebih murah ]
Oleh sebab itu internet sangat - sangat berguna di masa sekarang dan yang akan datang. Seperti yang telah di ramalkan oleh Bpk Microsoft kita Mr Bill Gates bahwa suatu saat setiap rumah akan memiliki komputer seminim-minimnya 1 dan akan saling terhubung melalui jaringan internet. Jika Anda tergolong orang yang masih awam mengenai komputer maka Anda harus cepat-cepat belajar karena dunia masa depan adalah dunia informasi. Dengan teknologi internet ini maka informasi apa saja dapat Anda peroleh dalam sekejap mata. 

 2. Sejarah Singkat

Sejarah internet bermula ketika beroperasinya jaringan ARPANET pada tahun 1969. Jaringan ARPANET pertama tersebut hanya menghubungkan empat host komputer dan besar bandwitdh-nya hanya 50kbps.
Untuk lebih jelas, berikut ini diuraikan timeline perkembangan internet sejak berdirinya sampi dekade 90-an menurut sejarah DUNIA :
- Tahun 1967 - 1970
  Lawrence G. roberts dari machusetts of Technology (MIT) mempre-sentasikan rencana 
  pembangunan ARPANET. 
- Tahun 1968 
  proposal ARPANET dibuat untuk memulai proyek tersebut. 
- Tahun 1970 
  Host ARPANET mulai menggunakan NPC (Network Control Protocol). 
- Tahun 1971-1988 
  Roy Tomlinson dari BNN menciptakan progam E-mail. 
- 1975 
  steve walker membuat mailling list. 
- 1979 
  Tom Truscott dan Jim Ellis memperkenalkan USENET. 
- 15 maret 1985 
  Syimbolic.com tercatat sebagai domain pertama. 
- 1988 
  Internet Relay chat (IRC) diciptakan oleh Jarkko Oikrane
- 1986
  National Science Foundation (NSF) Backbone dibentuk.
- 1996  
  Internet World Expo. 
- 2003  
  doc type xhtml, W3C, CSS, RSS, ATOM, blogs. 
- 2006  
& WEB 2.0 World Expo.
Sedangkan sejarah di INDONESIA internet berawal dari : 
1992 - Berawal dari BPPT - UI - LAPAN.
  Terbentuk Paguyuban - teknologi packet radio sebagai basis untuk network regional.
1994 - Indointernet sebagai ISP komersial pertama.
1996 - paling tidak 20 ISP komersial & 40 ISP menunggu ijin operasi
2004 - Telah lebih dari 20 ISP, dan koneksinya telah bertambah banyak [ dial up, Lease line, ADSL, Cable, Handphone / GPRS, WI FI dan sebagainya ]

 3. Contoh Jaringan Internet

sumber ilustrasi dari CBN

begitu juga dengan komputer lain [ semua harus dikoneksikan melalui suatu alat baik itu melalui MODEM dial up, ADSL, Cable, Radio, Wave , Satelite dan handphone ] Penerima dan pemakai semua terhubung melalui alat-alat seperti diatas. dan harus berlangganan dengan salah satu provider yang menyediakan internet [ ISP / Internet Service Provider ].

 4. Berbagai Jenis Koneksi internet pada umumnya

Dial up = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan line telepon. Dengan menggunakan sebuah modem dial-up. Saat online [ connect ] maka telepon tidak dapat digunakan. Perhitungan pulsa telepon berjalan + biaya internet dari provider. max Kecepatan 56kb.

Broadband = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan kabel tv, dengan menggunakan modem broadband. Saat online dapat sekaligus nonton tidak berpengaruh. Dan biaya lebih hemat cukup membayar abodemen tv cable + biaya internet provider untuk 24 jam online [ no limit ]. kecepatan mulai dari 64kb - 256kb.

ADSL = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan line telepon juga. Namun ADSL menggunakan teknologi yang lebih modern. Saat online jalur telepon tidak terganggu, dapat digunakan dalam kebersamaan. Biaya cukup membayar provider internet dengan sistem perhitungan berdasarkan besarnya kilobyte yang digunakan, koneksi 24 jam online. Kecepatan mencapai 512kb.

HANDPHONE = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM maupun CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan teknologi terbaru high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi CDMA 2000 1x hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua yaitu menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64kb - 2mb.

 5. Cara koneksi melalui dial-up

Anda telah mengerti internet dan ilustrasi jaringannya, kini bagaimana Akses / connect ke internet?? Cara termudah adalah dengan melalui jaringan telepon. dan ISP yang kita gunakan adalah telkom, karena dengan menggunakan telkom Anda tidak perlu register ke ISP lagi. ISP di Indonesia seperti CBN, Centrin, Radnet, linknet, dll... 
Namun biasanya menggunakan ISP koneksi internet dapat lebih cepat dan leibh murah. Disini kami akan memberikan contoh langsung akses melalui telkomnet Langkahnya adalah sebagai berikut :

 Telah tersedia modem di komputer Anda, jika belum Anda dapat membelinya. Untuk saat ini sudah cukup murah yaitu berkisar dibawah 100rb-an sudah dapat. Modem Dial-up v9 56kb.
 Jaringan Line telepon dari telkom / bukan ratelindo dan lainnya....
 Kemudian setting di PC Anda adalah di set new connection dan pilih internet with dial up connection Isi dibawah ini [ yang lain tidak perlu di isi selain yang tertulis dibawah ini ]
Nomor Akses : 0809 8 9999
User Name : telkomnet@instan
Password : telkom
cukup dengan nomor dial up username dan password, langsung Anda dapat connect ke internet
• Tarif berkisar : Rp 165,-/menit (sudah termasuk pulsa telepon+ Internet) 
• Kecepatan max : 56 Kbps (V.90)

Apakah jaringan telepon saya sudah bisa akses Telkomnet Instan ? 
Cukup mudah untuk mengetahuinya. Angkat telepon, terus tekan 0809 8 9999 dan tunggu beberapa puluh detik. Jika terdengar bunyi modem (seperti suara faks), maka Anda dapat langsung masuk dunia cyber. Jika belum punya komputer, belilah komputer termasuk modem V.90. Jangan lupa minta toko komputer untuk sekaligus setting Telkomnet Instan. Apabila Anda 
masih bingung Anda dapat akses Q & A telkom.

 6. Cara koneksi melalui handphone

Anda dapat mendownload file dibawah ini untuk mengetahui cara connect internet dengan menggunakan jaringan handphone khususnya CDMA.
Guide Nokia 2115 atau 2116 Nokia_2115_2116.pdf [1,4mb]
Guide Nokia 6585 Nokia_6585.pdf [2mb]
Nokia Cable Compatible list nokia_cable_compatible.doc [358kb]
Driver modem hp untuk tipe cdma standart nmpCDMA1xRTT.inf [27kb]
Driver modem hp untuk tipe hp cdma 2000 1x nmpCDMA2000_1x.inf [27kb]

Untuk saat ini ada 4 CDMA di Indonesia yang dapat digunakan
Star one = Username : startone | Password : indosat
Flexy = Username : telkomnet@flexi | Password : telkom
Fren = Username : m8 | Password : m8
Esia = Username : esia | Password : esia

Semuanya menggunakan nomor dial yang sama yaitu #777

menghubungkan keinternet

1. Melalu Jaringan


Untuk menghubungkan komputer dengan jaringan yang besar dapat digunakan jaringan yang lebih kecil yaitu LAN.cara penghubung komputer dengan internet melalui jaringan biasa digunakan untuk melayani pemakaian dengan jumlah yang banyak.contoh warnet,kampus,sekolah,perusahaan negeri maupun swasta dan lai-lain.

Sistem penghubung dengan jaringan adalah dengan menggunakan komputer sebagai server yang dihubungkan dengan penyedia jasa layanan internet melalui telpon baik kabel maupun non kabel.Sistem jaringan ini memiliki keuntungan bahwa biaya akses yang ditanggung akan lebih murah,karena biaya akses akan terbagi oleh banyaknya pemakai. 


2. Melalui saluran telepon langsung 


Sistem sambungan yang lain adalah dengan dial up langsung,di mana modem langsung dihubungkan dengan jaringan telpon yang menghubungkan dengan jaringan internet. Kelebihan akses ini adalah memiliki jaringan yang luas.sedangkan kekurangannya adalah biaya akses yang relatif tinggi.


3. Melalui GPRS 


GPRS adalah singkatan dari General Pocket Radio Service.Jaringan ini merupakan gelombang radio sebagai penghubung Komputer dengan jaringan internet.dengan menggunakan gelombang radio sebagai penghubung komputer dengan jaringan internet.dengan mengunakan gelombang radio maka akses dengan GPRS ini memiliki kelebihan yaitu akses dapat dilaksanakan walupun alat komunikasi atau user bergerak.dalam penghitungan biaya akses didasarkan banyaknya data yang diakses tanpa dibatasi lamanya waktu akses.dan untuk dapat mengakses melalui GPRS hanya dilakukan komputer dan telepon seluler yang dilengkapi fasilitas GPRS.Kekurangan dari GPRS adalah untuk mendapatkan koneksi internet,kita harus melalukan setting tertentu pada ponsel,padahal setiap merk handphone dan operator seluler memilki cara tersendiri untuk mengaktifkan GPRS.


4. Melalui WiFi (Wireless Fidelty)


WiFi adalah jaringan tanpa kabel yang mengunkan gelombang dengan frekuensi yang tinggi(2.4GHz).untuk menggunakan WiFi kita harus memiliki notebook dan PDA yang dilengkapi dengan kartu WiFi.Kelebihan WiFi adalah memliki kecepata akses yang tinggi yaitu 11Mbps.Sedangkan kekurangan dari WiFi adalah pemakaian harus berada pada daerah yang memiliki sinyal WiFi (Daerah Hot Spot)


5. Menggunakan TV Kabel


Kelebihan dari penggunaan jaringan TV kabel untuk akses internet adalah kita dapat melakukan akses internet setiap saat tanpa ada gangguan sepenuhnya jaringan telepon

Syarat aksess internet melalui TV kabel antara lain:


a. Berlangganan dengan penyedia layanan TV kabel yang memiliki layanan internet

b. Perangkat komputer standar yang dilengkapi dengan sistem operasi dan perangkat lunak lainnya yang mendukung akses internet.

c. Menggunakan modem khusus yang dirancang untuk TV kabel.

Sumber: http://rusdia.wordpress.com/2008/08/25/cara-menghubungkan-komputer-dengan-jaringan-internet/

CARA INSTALASI MANDRIVA (dibaca "Man-dree-vah"!) LINUX

Linux Mandriva adalah kelanjutan dari Mandrake Linux, di awali dengan Mandriva Linux LE 2005 sebagai kelanjutan dari Mandrake Linux 10.1 yaitu ketika Perusahaan Mandrake Soft membeli kepemilikan Distro Linux Connectiva. Atau Mandriva Linux LE 2005 adalah nama baru untuk Mandrake Linux 10.2. Dan pada bulan oktober 2007 kemarin Mandriva resmi merilis Mandriva Linux 2008. Cara atau pola instalasinya sama saja baik versi 2005, 2006,2007,2008, karena memang Mandrake atau Mandriva khususnya sejak Mandrake 8.0 memang sudah demikian mudahnya karena sebagian besar parameter-nya tinggal di klik OK atau Lanjutkan, Di samping itu, sebagian parameter dapat di set ulang setelah Linux Mandrake atau Mandriva terinstall menggunakan fasilitas Mandrake/Mandriva Control Center. karenanya kita tidak perlu takut akan mendapat kesulitan yang berarti untuk menginstalasi Linux ini.

Untuk kesempatan ini karena keterbatasan waktu dan cukup banyak fitur utk proses instalasi Mandriva ini jika mau di bahas secara detil, maka saya hanya akan membahas garis besar atau proses singkat dan mudahnya saja utk cara instalasi Mandriva ini . ada beberapa cara instalasi berdasarkan sumbernya spt dari Hardisk,CDROM, Server dalam jaringan(web) ,tapi untuk panduan ini yg saya bahas untuk instalasi dari CDROM :

1).Setelah BIOS di set boot dari CDROM masukan CD1
2).Setelah tampilan utama akan memasuki menu Modus Instalasi yaitu grafis dan Text ,pilih saja grafis utk pemula.
3).Masuk menu bahasa , bisa pilih Bahasa Indonesia jika ini mungkin memudahkan. ->lalu next atau lanjutkan.
4).License agreement, pilih Accept ->lalu next atau lanjutkan.
5).Konfigurasi Mouse, mouse anda usb atau ps/2 pilih,->lalu next atau lanjutkan
6).Upgrade atau install, utk pilih saja install ,kecuali di PC anda sudah ada versi linux sebelumnya silahkan pilih upgrade, bila anda pilih upgrade nanti akan tampil pilihan upgrade dari versi linux yg sudah ada di PC ->lalu next atau lanjutkan
7).Konfigurasi keyboard, gampangnya pilih US.English ->lalu next atau lanjutkan
8).security Level atau Keamanan , ada High, Higher, Paranoid, Standar, pilih saja Standar utk panduan ini sebagai pemula ->lalu next atau lanjutkan
9). Partisi Hardisk, untuk pemula dan supaya amannya aja pilih saja Erase entire disk artinya akan menggunakan seluruh ruang hardisk, dan data-data yg pernah ada akan hilang akan atau bisa juga pilih Use existing partitions. yaitu anda akan di minta menentukan mount point setiap partisi yg ada, pilihan ini tidak kan menghapus partisi lain yg mungkin sudah ada. ->lalu next atau lanjutkan
10).Mem-format Partisi, untuk panduan ini lakukan format saja ,kecuali anda sudah paham bisa juga tidak perlu di format bila sudah memiliki partisi Linux sebelumnya, ->lalu next atau lanjutkan
11).Memilih CD instalasi, beri centang saja semua CD yg anda punya CD1,CD2,CD3...dst
12).Menambah Source Program /driver, ada None, CDROM, Network http, ftp .anda bisa pilih None, karena nanti bisa di lengkapi juga setelahproses install ini selesai .
13).Memilih Paket Program , ada 3 paket :workstation - Server - Graphical Environmet , pada panduan ini beri centang saja semua pada bagian Workstation, kosongkan bagian Server, dan pada Graphical Environment beri centang saja pd KDE Workstation, masalah ini akan di bahas pada artikel yg lain.->lalu next atau lanjutkan
14).Proses Instalasi di mulai tunggu dan pada tahap ini anda akan di minta memasukan CD2,CD3...dst sesuai versi Mandriva yg anda Instal , Mandriva 2005 (3 CD) , Mandriva 2006 (4 CD)Mandriva 2007 (4 CD) ,Mandriva 2008 (3 CD) .
15). Setelah prose instalasi selesai anda akan memasuki menu Password , jika anda tidak mau memberi password anda bisa meng-klik tombol pilihan No password , tapi utk panduan ini sebaiknya isikan saja password anda karena nanti berhubungan dengan pengelolaan user yg akan saya sedikit jelaskan ->lalu next atau lanjutkan
16). Menambah user, tambahkan user minimal 1 org utk bisa meng-akses system anda , anda yg menentukan username,password ,icon utk user tsb. ->lalu next atau lanjutkan lalu ->lalu next atau lanjutkan lagi.
17). Install Boot Loader, pilih saja First sector of drive, ->lalu next atau lanjutkan
18). Lalu akan masuk ke konfigurasi system yg telah terinstall, dan pada tahap ini mungkin anda akan melihat konfigurasi yg belum terinstall dg benar, anda boleh menyesuaikan atau boleh langsung ->lalu next atau lanjutkan
19). Konfigurasi Jaringan, yaitu mengkonfigurasi system hardware utk jaringan dan internet, jika pada tahap ini anda sdh paham silahkan di konfigurasi, jika tidak bisa langsung saja sembarang , nanti kita konfigurasi setelah proses instalasi, karena spt saya katakan dari awal bahwa tujuan panduan instalasi ini adalah utk pemula supaya proses instalasi Linux berhasil dulu, masalah lain2 nya akan di bahas belakangan , ->lalu next atau lanjutkan
20). Atur Time Zone , pilih Zona waktu di mana anda tinggal ,misalnya saya pilih Jakarta.->lalu next atau lanjutkan.
21). Lalu Pilih saja ,automatic time synchronization .
22). Booting Service , bila anda melewati tahap ini anda bisa pilih Syslog ,->lalu next atau lanjutkan.
23). Internet update, boleh pilih Yes atau No, ->lalu next atau lanjutkan
24).Selesai...keluarkan CD dari CDROM lalu klik tombol Reboot, setelah Reboot Mandriva anda siap di gunakan .


NOTE :
Sebagai tambahan, Jika anda karena suatu alasan tidak mau meng-install Linux ke PC anda , maka ada solusi lain yaitu menggunakan "Live CD".

Live CD itu apa.. ?
Cari di distro linux yg anda tau tanyakan beli Live CD mandriva 2005, 2006,2007,2008.
Lalu booting komputer ,Set BIOS untuk boot dari CDROM, masukan Live CD tadi ke CDROM dan nikmati Linux instan anda tidak perlu menginstall di hardisk.
Yups Live CD adalah linux instan CD ,saya sendiri juga suka pakai ini untuk suatu keperluan dan keadaan.
Mungkin live CD ini juga cocok untuk pemula untuk di coba-coba dalam rangka pengenalan.

Manual Instalasi Linux FEDORA 8

langkah-langkah  Instalasi Linux FEDORA 8:
Install or upgrade an exiting system
Install or upgrade an exiting system (text mode)
Rescue installed system
Boot from local drive
Memory test
Muncul menu : “Disc Found” untuk mengetes media sebelum instalasi. Pilih tombol “OK”, bila ingin mengabaikan pilih tombol “Skip” (langsung ke point 7).
Muncul menu “Media Check”, pilih tombol “Test”. Tombol “Eject Disk” untuk mengeluarkan disk dari drive.
Muncul proses pengecekan “Media Check”, tunggu sampai 100%.
Muncul dialog “media Check Result”. Bila muncul pesan “It is OK to install from this media”, klik tombol “OK”.
Muncul menu “Media Check” pilih tombol “Continue”.
Muncul menu grafis fedora pilih tombol “Next”
Muncul pertanyaan “What language would you like to use during the installation prosess?” pilih “Indonesian (Indonesia)”,”klik tombol “Next”.
Muncul “Pilihan keyboard yang sesuai untuk sistem” pilih “U.S. Inggris”, klik tombol “Selanjutnya”
Muncul “Installation requires partitioning of your hard drive.mBy default, a partitioning layout is chosen which is reasonable for most user. You can either choose to use this or create you own”. Ada beberapa pilihan dalam list box pilih “Create custom layout” (agar dapat fleksibel membuat partisi), klik tombol “Selanjutnya”.
Bila punya beberapa harddisk/partisi pilih salah satu. Misalnya, Drive /dev/sdc (9782 MB) (Model : ATA QUANTUM FIREBALL) sehingga menjadi tersorot.
Catatan : Pastikan bahwa harddisk/partisi telah Anda buckupagar data yang tersimpan tidak hilang sia-sia.
Pilih tombol “Hapus” muncul kotak dialog “Konfirmasi Hapus”. Klik “Hapus”, maka tersedia ruang bebas.
Tetap di drive /dev/sdc (9782 MB) ... klik tombol “Baru”
Muncul kotak dialog “Tambah Partisi”. Isi field-field berikut :
Mount Point : /
Tipe Filesistem : ext3
Drive yang diperbolehkan : sdc 9782 MB ATA QUANTUM FIREBALL (check box)
Pilihan-pilihan ukuran tambahan, pilih “Isi sampai maksimal dari ukuran yang diperbolehkan “ klik “OK” sehingga akan muncul 
/dev/sdc1 / ext3 v 9782 1 1247
Pilih /dev/sdc1 / ext v 97821 1 1247 sehingga menjadi tersorot, klik “Baru”
Muncul kotak dialog “Tambah Partisi”. Isi field-field berikut :
Tipe Filesistem : swap
Drive yang diperbolehkan : sdc 9782 MB ATA QUANTUM FIREBALL (check box)
Ukuran (MB) : 250
Pilihan-pilihan ukuran tambahan, pilih “Ukuran pasti” klik tombol “OK” sehingga akan muncul di /dev/sdc
/dev/sdc1 / ext3 v 9531 1 1215
/dev/sdc2 swap v 251 1216 1247
klik “Selanjutnya”
Pilih “Boot loader GRUB akan diinstal pada /dev/sda”, tandai check box :
Fedora /dev/sdc1
Pergunakan password boot loader, klik tombol “Mengubah”
Konfigurasi pilihan boot loader advance
Pilih “/dev/sda Master Boot Record (MBR)” klik tombol “Ubah (Change) Urutan Drive” muncul kotak dialog “Edit Urutan Drive” pilih “/dev/sdc 9782 MB ATA QUANTUM FIREBALL” sehingga tersorot gunakan tombol “^” agar “/dev/sdc Master Boot Record (MBR) ” menjadi urutan pertama, maka akan berubah menjadi “/dev/sdc Master Boot Record (MBR)“ klik tombol “Selanjutanya”.
Di Device Jaringan klik tombol “Selanjutnya”
“Please select the nearest city in you time zone:“, gunakan peta dan klik dimana Anda akan pilih kota sekarang, sehingga “Kota yang dipilih : Jakarta, Asia (Java & Sumatra), klik tombol “Selanjutnya”.
Account root dipergunakan untuk administrasi sistem. Masukkan untuk user root:
Password Root :
Konfirmasi :
klik tombol “Selanjutnya”.
Default instalasi fedora pilih :
Office and Productivity (gunakan check box)
Pengembang Perangkat Lunak (gunakan check box)
Server Web (gunakan check box)
Pilih “Kostumisasi sekarang”, klik “Selanjutnya”.
Terdapat beberapa piliha kostumisasi :
Lingkungan Desktop
Aplikasi
Pengembangan
Server
Sistem Dasar
Bahasa
Di sebelah kanan merupakan detil dari paket yang hendak di instal pilih paket yang Anda anggap penting dan klik “Selanjutnya”
Klik selanjutnya untuk memulai instalasi fedora. Log lengkap dari instalasi ini dapat ditemukan di berkas '/root/install.log/ sebelah boot ulang sistem. Berkas kickstart yang berisi pilihan instalasi juga bisa ditemukan di '/root/anaconda-ks.cfg' setelah boot ulang sistem. Klik “Selanjutnya”.
Tunggu beberapa saat sedang menjalakan proses instalasi. Setelah selesai... muncul pesan “Selamat, instalasi telah selesai”. Keluarkan DVD 1 dari drive (biar booting untuk masuk boot loader linux fedora), klik tombol “Boot Ulang”. 
Boot dari harddisk 
“Selamat Datang”, klik tombol “Maju” 
“Informasi Lesensi”, klik tombol “Maju”
“Firewall”. Firewall : Aktifkan
Layanan yang dipercaya :
FTP (gunakan check box)
NFS4 (gunakan check box)
SSH (gunakan check box)
Samba (gunakan check box)
Telnet (gunakan check box)
WWW (HTTP) (gunakan check box)
WWW Terenkripsi (HTTPS) (gunakan check box)
Klik tombol “Maju”
SELinux. Seting SELinux : Melaksanakan, klik tombol “Maju”
Tanggal dan Waktu, klik tombol “Maju”
Hardware Profile, klik tombol “Maju”
Buat user, isi field-field berikut :
Namauser :
Nama Lengkap :
Password :
Konfirmasi Password : 
Klik tombol “Selesai”.

INSTALASI LINUX SUSE

Bagi anda yang ingin berpindah Operating system / migrasi Op.Sys. komputer anda dari system windows ke Op. system Open Source ( linux ) anda bisa mencoba Linux Open SuSe 10.2, berikut tutorial cara penginstallannya:

1. menyediakan CD / DVD installer Linux Open SuSe 10.2 kemudian setting pada BIOS komputer anda untuk melakukan booting dari CD-ROM / DVD-ROM, kemudian masukan CD linux Open SuSe 10.2 lalu booting cd dan tunggu sebentar sampai proses booting berhasil, akan keluar Menu Installasi Linux Open SuSe 10.2 …..

2. pada Menu pilihlah Installation
 kemudian pilih bahasa yang digunakan lalu tekan tombol Next
 menu check media pilih Next
 menu Licence Agreement pilih Yes, I Agree kemudian pilih Next
 menu instalation Mode pilih New Instalation
 menu Clock and Time zone pilih Region dan time zone yang sesuai lalu cocokan dengan 
 tangal sekarang (time & Date)
 Desktop Selection anda bisa memilih Gnome atau KDE (saya sarankan memilih KDE supaya lebih mudah) lalu tekan Next
 Instalation Settings pilih tombol change kemudian pilih Base Partition Setup on this Proposal lalu Next
 ( jika anda sudah terinstall windows maka akan diperlihatkan partisi yang ada beserta partisi linux yang akan diinstall maka akan tercipta dual booting (windows & OpenSuse 10.2) )
 pada menu awal GRUB selanjutnya tekan accept, tekan accept lagi
 kemudian pilih tombol install pada menu confirm installation, tunggulah sampai instalation selesai dan masukan cd sesuai dengan permintaan pada saat instalation, setelah selesai instalasi selanjutnya akan diminta password untuk root (root dalam linux adalah Super User atau administrator) berikan password dan confirm lagi password lalu tekan Next,
 kemudian pada menu Hostname dan Domain Name diisi sesuai kebutuhan anda lalu tekan Next
 menu Network Configuration click Next
 menu Test internet Conection pilih saja no, skip this test lalu tekan Next
 menu User Authentication Method pilih Local(/etc/passwd) lalu Next,
 kemudian akan diminta memasukan login untuk user
 pada menu new local user lalu isikan nama dan password kemudian click Next,
 Kmdian akan masuk ke menu Hardware configuration lalu tekan Next, dan tunggulah sampai terlihat 
 menu Installation Completed lalu tekan tombol Finish…

 Selesai …Linux Open Suse anda sudah bisa digunakan ,jika anda sudah menginstall windows Xp sebelumnya maka pada saat memulai komputer akan tampil menu GRUB dan anda bisa memilih pilihan menggunakan Windows XP atau Linux Open SuSe 10.2 anda….